alexametrics

MUI Sebut Cryptocurrency Haram Sebagai Mata Uang

12 November 2021, 11:40:45 WIB

JawaPos.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan bahwa penggunaan cryptocurrency atau uang kripto adalah haram. Ketua MUI Asrorun Niam Soleh mengatakan, ada sejumlah alasan mengapa pihaknya mengharamkan uang kripto.

“Dari musyawarah yang sudah ditetapkan ada tiga diktum hukum, yang pertama penggunaan cryptocurrency sebagai mata uang hukumnya haram karena gharar, dharar, dan bertentangan dengan undang-undang nomor 7 tahun 2019 dan peraturan BI nomor 17 tahun 2015,” ungkap dia dalam Ijtima Ulama, Kamis (11/11).

MUI juga menuturkan, uang kripto sebagai komoditi atau aset digital tidak sah diperjualbelikan, karena mengandung gharar, dharar dan qimar. Selain itu, cryptocurrency juga tidak memenuhi syarat sil’ah secara syar’i, yaitu harus ada wujud fisik, memiliki nilai, diketahui jumlahnya secara pasti, hak milik dan bisa diserahkan ke pembeli.

Adapun, MUI menyatakan sendiri bahwa uang kripto dapat dianggap sebagai komoditi atau aset untuk diperjualbelikan dengan sejumlah syarat sah. “Cryptocurrency sebagai komoditi atau aset yang memenuhi syarat sebagai sil’ah dan memiliki underlying serta memiliki manfaat yang jelas sah untuk diperjualbelikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Indonesia saat ini masih melarang aset kripto sebagai alat bayar. Aset kripto diregulasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti No 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

Kripto juga masih menjadi komoditas bursa berjangka. Untuk itu, tidak menjadi masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads