JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tes CPNS 2018

Banyak Pelamar Tak Lulus SKD, FHK2I: Seperti Panggung Sandiwara

12 November 2018, 21:56:46 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Titi Ketua FHK2I
Ketua Umum FHK2I Titi Purwaningsih mengatakan, rencana itu dinilai sangat aneh dan merusak sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). (jpnn/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Rencana pemerintah untuk membuat kebijakan terkait banyaknya peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang tidak lolos passing grade, menuai kritikan pedas dari Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I).

Ketua Umum FHK2I Titi Purwaningsih mengatakan, rencana itu dinilai sangat aneh dan merusak sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Seperti panggung sandiwara. Buat aturan sendiri dilanggar sendiri. Katanya pemerintah mencari tenaga aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten dengan hasil tes Computer Assisted Test (CAT) sebagai tolok ukurnya. Sekarang setelah hasil CAT jeblok ada lagi usahanya menurunkan grade," tutur Titi, Senin (12/11).

Sikap berbeda ditunjukkan untuk penanganan honorer K2. Honorer K2 dinilai tidak kompeten karena tidak lulus tes pada seleksi CPNS 2013. Sudah mengabdi puluhan tahun dan tenaganya dibutuhkan tapi dianggap tidak kompeten.

Sedangkan tes SKD diagung-agungkan untuk mencari hasil yang dianggap kompeten tapi hasilnya di luar dugaan. Sebab, hasil SKD jeblok. Banyak yang di bawah passing grade dan ada rencana akan dibuat aturan lagi untuk menurunkan grade.

"Waduh, benar-benar ini pukulan lagi untuk K2. Kami merasa diperlakukan tidak adil," ucapnya.

Tahun ini pemerintah menyiapkan formasi CPNS sebanyak 238.050. Namun, formasi itu banyak yang kosong karena tingkat kelulusan 3-5 persen. Hanya di wilayah tertentu yang tingkat kelulusan 10 persen. 

(jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up