JawaPos Radar

Lagi, 226 Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Berhasil Dievakuasi

12/10/2018, 10:34 WIB | Editor: Kuswandi
Korban Gempa Sulteng
Korban gempa bumi di Sulteng, dievakuasi oleh petugas (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Proses evakuasi korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah selesai dilakukan pada Kamis (11/10) kemarin. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.073 korban meninggal berhasil teridentifikasi.

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ikut membantu pencarian proses evakuasi korban bencana yang menimpa Sulawesi Tengah. Sebanyak 226 korban meninggal berhasil dievakuasi tim ACT.

"Total jumlah korban yang berhasil dievakuasi team rescue ACT berjumlah 226 jenazah," kata Manajer Komunikasi ACT Lukman Azis kepada JawaPos.com, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/10).

Proses evakuasi tersebut dilakukan sejak Selasa (2/10) lalu. Tim rescue ACT mengevakuasi sebanyak 139 korban di RS Undata. Kemudian pada Rabu (3/10) di Hotel Roa-Roa berhasil mengevakusi lima orang korban.

Selain itu tim rescue ACT di Pantai Talise terdapat enak korban dievakuasi. Untuk Perumnas Balaroa dan Hotel Roa-Roa sejak Jumat, (5/10) sampai Kamis, (11/10) berhasil mengevakuasi 74 orang meninggal dari reruntuhan puing.

Untuk memastikan kehidupan para korban yang mengungsi, ACT akan memberikan bantuan logistik sebanyak 1.000 ton. Bantuan itu dikirim dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Bantuan ini tercatat sebagai bantaun terbesar dari NGO dalam satu kali pengiriman untuk korban di Palu, Sigi dan Donggala," pungkas Lukman.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up