alexametrics

Strategi Kemenhub Hadapi Puncak Arus Mudik 2019 di Merak-Bakauheni

12 Mei 2019, 10:53:40 WIB

JawaPos.com – Kementerian perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik yang menyeberang melalui pelabuhan akan mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibanding dengan Lebaran 2018 lalu. Untuk pengguna kendaraan roda empat pertumbuhannya diperkirakan mencapai 18.812 unit.

Dengan meningkatnya pengguna angkutan penyeberangan itu, maka Kemenhub menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai potensi kepadatan.

Dirjen Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi menyebut, langkah-langkah antisipasi itu berupa peningkatan kualitas pelayanan. Di antaranya melakukan pengaturan kapal berukuran besar yang beroperasi saat kondisi puncak mudik, menambah toll gate kendaraan roda empat, pengaturan parkir, dan manajemen lalu lintas, akan diberlakukannya percepatan proses bongkar muat kapal; dan pembelakuan e-ticketing.

Pemudik keluar dari kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Kami telah meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mengoperasikan dermaga eksekutif dengan layanan premium serta konektivitas dengan Terminal Terpadu Merak,” kata Budi dalam Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2019 di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Sabtu (11/5).

Selain itu, kata Budi, imbauan ganjil genap bagi kendaraan roda yang akan menyeberang akan dimulai pada 30 Mei sampai 2 Juni 2019. Sistem ganjil genap ini juga berlaku pada puncak arus balik, 7 Juni sampai 9 Juni 2019. Sistem tersebut berlaku di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni.

Tak hanya itu, PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) diminta untuk melakukan sosialisasi mengenai e-ticketing dan pembayaran nontunai sesuai dengan PM 84 Tahun 2018, serta menyediakan shuttle bus.

Terkait pengoperasian kapal berukuran besar pada puncak arus mudik dan balik, saat ini kondisi kapal eksisting berjumlah 73 kapal. Sementara untuk dermaga yang tersedia di Merak dan Bakauheni berjumlah 7 dermaga. Untuk sailing time reguler selama 120 menit, sementara sailing time eksekutif selama 60 menit.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Igman Ibrahim


Close Ads