alexametrics

Ini Berbagai Jurus Pemerintah untuk Stabilkan Harga Minyak Goreng

12 April 2022, 17:16:05 WIB

JawaPos.com – Pemerintah pernah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng (migor) curah sebesar Rp 14.000 per liter. Namun di lapangan, banyak pedagang yang masih menjual diatas HET, bahkan sampai Rp 20.000 per liter.

Mengenai hal itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menyatakan bahwa untuk mengatasi persoalan adalah menyelesaikan isu yang beredar satu per satu. Di mana pada Maret lalu, terjadi isu kelangkaan yang membuat harga mahal karena semua jenis migor dipukul rata Rp 14.000 per liter.

Akan tetapi, kini pemerintah telah menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengembalikan harga migor sesuai mekanisme pasar. Artinya, harga migor ditentukan oleh para pedagang, tidak ada intervensi dari pemerintah.

Selain itu, pemerintah kini juga telah meluncurkan berbagai kebijakan. Salah satunya adalah bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng untuk 23,15 juta masyarakat, terdiri dari 20,15 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan 2,5 juta pedagang kaki lima dan warung (PKLW).

“Saat ini yang harus kita pastikan adalah terdistribusikan migor curah, karena ada perbedaan kebijakan, begitu ini direlaksasi kemasan, bisa saja orientasi produsen ke migor kemasan,” ucap dia di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/4).

Maka dari itu, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun mengawasi setiap produsen migor untuk tetap memproduksi migor curah. Diketahui bahwa terdapat 75 perusahaan yang telah berkomitmen mendistribusikan migor curah kepada masyarakat.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini: