alexametrics

Kasus Pelanggaran HAM Sulit Diungkap, JK Contohkan Kematian Kennedy

11 Desember 2018, 21:00:08 WIB

JawaPos.com – Pemerintah terus berusaha menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Namun ada saja hambatannya untuk menyelesaikan kasus itu.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, penyelesaian dan pengungkapan pelanggaran HAM berat tidak mudah dilakukan. Salah satu kendalanya yakni terlalu lampaunya peristiwa terjadi. Sehingga pemerintah kesulitan mencari data-datanya,

“Bahwa itu juga tidak mudah untuk mengungkap peristiwa-peristiwa 20-30 tahun yang lalu. Jadi, tidak terlalu mudah tentunya,” ujar JK di acara Hari HAM Sedunia di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12).

Menurut JK, bukan hanya pemerintah Indonesia yang kesulitan mengungkap kasus pelanggaran HAM. Amerika Serikat saja belum bisa mengungkap kasus kematian Presiden Amerika Serikat ke-35 John F Kennedy.

Kala itu Kennedy yang sedang melakukan iring-iringan di mobil kepresidenan di Texas pada 22 November 1963 ditembak oleh orang tidak dikenal. “Sampai sekarang Amerika belum bisa menentukan siapa yang membunuh Kennedy,” katanya.

Padahal Amerika Serikat memiliki Federal Bureau of Investgation (FBI) dan juga Central Intelligence Agency (CIA). Namun, tetap saja dalang di balik pembunuhan Kennedy belum juga terungkap.

“Jadi bila terjadi pembunuhan banyak orang bukan masalah mudah untuk membuktikan. Tapi, pemerintah tidak berarti melepaskan tanggung jawab,” ungkapnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (gwn/JPC)



Close Ads
Kasus Pelanggaran HAM Sulit Diungkap, JK Contohkan Kematian Kennedy