JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gempa Sulteng

Tanggap Darurat Bencana Dihentikan, Basarnas Kurangi Personelnya

11 Oktober 2018, 10:22:07 WIB | Editor: Kuswandi
Korban Gempa Sulteng
Anggota TNI memapah salah satu korban gempa, saat dievakuasi ke Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Masa tanggap darurat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah akan selesai pada hari ini, Kamis (11/10). Sehingga proses evakuasi korban pada titik bencana di Kota Palu, Donggala dan Sigi selesai dilakukan.

Namun hingga saat ini diduga masih banyak ribuan korban belum ditemukan seperti di Perumnas Balaroa, Petobo dan Jonooge. Karena wilayah tersebut terjadi likuifaksi akibat gempa 7,4 skala richter (SR).

Tim Basarnas yang datang dari berbagai daerah mengurangi personelnya. Namun pantauan JawaPos.com di Perumnas Balaroa, saat ini proses evakuasi tetap berjalan.

"Evakuasi masa tanggap darurat berakhir hari ini, cuma kelanjutannya koordinasi dengan pemerintah daerah," kata anggota Tim 5 Basarnas Dwi Adi saat ditemui JawaPos.com, Kamis (11/10).

Kendati demikian, Tim SAR dari Basarnas masih menerima informasi jika terdapat keluarga korban yang tahu informasi mengenai keberadaan jasad korban.

"Untuk Basarnas sendiri masih menerima informasi apabila menemukan jasad korban, maka akan diaktifkan kembali untuk tanggap darurat," ujarnya.

Senada, Komandan Regu Rescue Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tejo Kuntoro mengatakan, pihaknya satu komando dengan standar operasional prosedur (SOP) Basarnas untuk melakukan proses evakuasi.

Kendati adanya pengurangan dari Basarnas daerah lain, namun Basarnas Kota Palu masih melakukan pencarian. Sehingga relawan rescue ACT akan selalu siap siaga untuk membantu.

"Kalau hari ini dihentikan kita tetap siap untuk membantu," ujar Tejo.

Oleh karena itu, pihaknya masih menerima informasi dari masyarakat jika menemukan jasad korban dari reruntuhan akibat gempa dan tsunami.

"ACT masih menerima informasi untuk melakukan evakuasi," jelasnya.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up