JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus e-KTP

Andi Narogong Bayar Denda Rp 1 Miliar dan Cicil Uang Pengganti

11 Oktober 2018, 13:34:29 WIB | Editor: Kuswandi
Andi Narogong
Andi Agustinus alias Andi Narogong saat menjalani persidangan terkait kasus yang meliltnya di PN Tipikor beberapa waktu lalu (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Usai eksekusi KPK ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten pada (4/10) lalu, terpidana korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong mulai melunasi satu persatu kewajibannya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut Andi sudah membayar denda Rp 1 miliar yang dibebankan kepadanya. Bahkan, sebutnya Andi Narogong juga mulai membayar sebagian uang pengganti yang menjadi pidana tambahan.

"Terpidana telah membayarkan uang pengganti dan denda, sebagai berikut, denda Rp 1 miliar dan uang pengganti sebesar Rp 1,186 miliar," ungkapnya pada awak media, Kamis (11/10).

Lebih lanjut, mantan aktivis ICW ini mengatakan, uang tersebut sudah disetorkan KPK ke kas negara. Hal ini sebab pengembalian uang tersebut merupakan upaya asset recovery yang dilakukan lembaga antirasuah.

"Total uang sebesar Rp 2,286 miliar tersebut telah disetorkan KPK ke kas negara. Hal ini adalah bagian dari upaya asset recovery yang dilakukan oleh KPK, khususnya dalam kasus KTP elektronik," sebutnya.

Sekadar informasi, Andi Narogong dinyatakan bersalah dalam kasus e-KTP. Dia divonis hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan serta pidana tambahan berupa uang pengganti USD 2,5 juta dan Rp 1,186 miliar di tingkat pertama.

Hukuman Andi kemudian bertambah menjadi 13 tahun di tingkat kasasi. Dia pun masih harus melunasi uang pengganti sekitar USD 2,15 juta. Jumlah itu telah dikurangi dari uang USD 350 ribu yang telah dikembalikan Andi saat proses hukum masih berjalan.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up