alexametrics

BJ Habibie Wafat, AHY: 2019 Tahun Kehilangan Bagi Bangsa Indonesia

11 September 2019, 21:47:34 WIB

JawaPos.com – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra dari Susilo Bambang Yudhoyono, mengucapkan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie pada usia 83 tahun, Rabu (11/9). AHY datang ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto untuk menyampaikan belasungkawa. Menurutnya, tahun 2019 adalah tahun kehilangan bagi bangsa Indonesia.

Suami Annisa Pohan itu menyebut dirinya juga masih dalam suasana berkabung atas berpulangnya ibunda tercintanya, Ani Yudhoyono, pada 1 Juni 2019 akibat penyakit kanker darah. AHY mengucapkan rasa empatinya kepada pihak keluarga besar almarhum BJ Habibie.

“Tentu tahun ini merupakan tahun yang berat bagi kita semua. Kembali kita kehilangan putra terbaik bangsa, kami sekeluarga juga baru kehilangan ibunda tercinta. Saya bisa merasakan betul apa yang dirasakan keluarga besar,” kata AHY kepada wartawan, Rabu (11/9).

AHY berharap pihak keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran. Terutama untuk kedua putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.

“Dan tentunya kita mendoakan Semoga beliau khusnul khatimah, diterima di sisi Allah. Kembali bersama istri tercinta beliau ibu Ainun. Kebetulan tadi sore kita mendengar kondisi beliau kembali menurun. Saya segera datang ke RSPAD tentunya mendoakan dan memberikan support kepada keluarga. Mas Ilham dan Mas Thareq agar diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” jelasnya.

Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, wafat di RSPAD pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Menurut AHY, BJ Habibie adalah sosok negarawan yang banyak menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk bangsa dan negara. “Pak Habibie pernah membimbing kita semua, karena itu kita sebagai rakyat agar memberikan doa yang terbaik untuk kepergian beliau,” kata AHY.

Ucapan duka juga diucapkan oleh keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Apalagi istri almarhum BJ Habibie, mendiang Hasri Ainun Besari adalah alumnus FKUI tahun 1961. FKUI ikut merasakan rasa duka yang mendalam.

“Turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum Prof Habibie, semoga husnul khotimah bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Beliau awalnya merencanakan ulang tahunnya di FKUI beberapa waktu lalu untuk mengenang saat-saay indah mengenang masa lalu bersama Almarhumah Ibu Ainun di FKUI. Tidak kesampaian, batal hadir karena sakit,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads