JawaPos Radar

Wasekjen Hanura Terima SP3, Kuasa Hukum: Kasusnya Sudah Beres

11/07/2018, 16:43 WIB | Editor: Imam Solehudin
Sayed Rizaldi
Kasus mantan Ketua DPD Hanura Riau, Sayed Junaidi Rizaldi resmi dihentikan. Hal itu menyusul terbitnya SP3. (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kasus pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Hanura, Sayed Junaidi Rizaldi telah dihentikan. Penghentian dilakukan seiring penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Kuasa hukum Sayed, Dirzy Zaidan mengatakan, surat ditandatangani langsung oleh Kombes Pol Rivai Sinambela, Direktur Reskrimum Polda Riau.

“Ditreskrimum telah mengelurkan surat ketetapan No: S.Tap/01/I/2016/Reskrimum tentang penghentian penyidikan. Surat itu keluar pada 6 Januari 2016,” kata Dirzy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/7) sebagaimana dilansir RMOl (Jawa Pos Grup).

SP3 itu berisi keputusan menghentikan penyidikan tindak pidana atas nama terlapor Arisman dan Sayed Junaidi Rizaldi, yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua DPD Hanura Riau.

"Itu artinya, keduanya sudah tidak lagi berstatus tersangka," kata Dirzy.

Dirzy kemudian menguraikan mengenai kasus ini. Kala itu, kliennya dan Arisman dilaporkan oleh sekretaris DPD Hanura Riau yang saat itu dijabat M Haris dengan tuduhan pemalsuan tanda tangan.

“Saat itu klien saya duduk sebagai Ketua DPD Hanura Riau. Ini konflik internal,” jelasnya.

Namun demikian, kasus yag telah dihentikan itu kembali diungkit oleh pihak-pihak tertentu, yang diduga bertujuan untuk menjatuhkan Sayed.

Kasus itu muncul kembali seiring kesuksesan Sayed menggelar Rembuk Nasional I Aktivis 98. Ada pihak-pihak, sambungnya, yang ingin menjatuhkan kredibilitas Jokowi dengan menggunakan kasus lama Sayed tersebut.

“Ini sudah masuk kategori pencemaran nama baik serta dugaan pembunuhan karakter terhadap klien saya. Saya sudah memiliki sejumlah alat bukti yang cukup,” pungkasnya.

(mam/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up