alexametrics

Dorong Pendekatan Humanis Agar Papua Kondusif

11 Mei 2022, 15:01:55 WIB

JawaPos.com – Persoalan aksi brutal dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua terus menjadi sorotan. Sebab, tidak sekali saja KKB melakukan aksi serupa dan mengakibatkan korban jiwa.

Pengamat Kebijakan Publik Jerry Massie mendorong persoalan di Papua diselesaikan dengan cara humanis. Jika dilakukan dengan cara sporadis dan bersenjata, maka sorotan pelanggaran HAM di Tanah Papua dari luar negeri terus terjadi.

“Harus ada keseriusan. Ingat Papua juga bagian penting dari Indonesia dan mereka juga penyumbang PDB untuk negara kita,” ujar Jerry Massie di Jakarta, Selasa (10/5).

Baru-baru ini KKB melancarkan aksi brutalnya. Terakhir, aksi KKB berhasil digagalkan oleh Prajurit TNI Pos TK Quari Atas Yonif R 431/SSP, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, pada Rabu (17/4). Jika ditotal sepanjang Januari – Maret 2022, tercatat KKB telah melakukan tujuh kali tindak pidana dengan korban tewas 13 orang.

Atas fakta itu, Jerry meminta perlu ada pendekatan dan lobi, supaya situasi di Papua lebih kondusif dan stabil.

Jerry Massie mencatat bahwa Jenderal TNI Andika Perkasa saat dilantik sebagai panglima TNI menyatakan akan memperbaiki penanganan konflik di Papua. Andika berjanji mengevaluasi dan mengubah strategi dalam menjaga keamanan NKRI.

“Memang kita lagi disoroti dunia soal pelanggaran HAM di Papua. Seyogianya Andika sebagai Panglima harus bijaksana dalam mengatasi kasus kekerasan di sana,” paparnya.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) itu menuturkan, BPS melaporkan perekonomian Papua berdasar besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 235,34 triliun pada 2021. Setoran Pemprov Papua ke pusat disebut sangat besar.

“Jadi kalau masalah tetap tak selesai, maka janji tersebut dipastikan gagal dan tak ada hasil,” jelasnya.

Jerry mendorong Panglima TNI Jeneral Andika Perkasa membuat strategi lebih jitu lagi agar masalah kemanusiaan di Papua bisa diselesaikan. Contohnya dengan pendekatan budaya. Apalagi masyarakat Papua sejatinya orang yang baik dan polos.

“Pentingnya masuk lewat budaya persuasif. Sebetulnya jangan ada ancaman dan tindakan sporadis. Ingat anak Papua bagian NKRI dan perlu dijaga,” tandasnya.

Jerry menegaskan, komunikasi dan diplomasi budaya harus terus dikedepankan. Pemerintah juga harus mengetahui dan memahami kenapa terjadi gejolak dan pergolakan di Papua. Setidaknya pemerintah pusat harus tahu akar masalahnya karena tak ada asal kalau tak ada api. Sebab, pada dasarnya banyak dari orang Papua yang hanya mempertahankan hak dan tanah mereka.

“Jadi wajar jjka mereka angkat senjata. Ini saya sebut bagian etika situasional. Ingat mereka tak terlalu butuh jalan tol tapi jangan menghancurkan dan merusak lingkungan mereka,” jelasnya.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads