JawaPos Radar

Korban Luka Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Dapat Pengobatan Gratis

11/02/2018, 17:05 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Korban Luka Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Dapat Pengobatan Gratis
Direktur RSUD Tangsel Suhara Manullang. (Yesika Dinta/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PT Jasa Raharja memberikan santunan terhadap para korban kecelakaan maut yang terjadi di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2) kemarin. Santunan diberikan sebesar Rp 50 juta kepada korban tewas, dan Rp 20 juta untuk korban luka.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Budi Rahardjo mengatakan, dana santunan tersebut langsung diberikan kepada ahli waris masing-masing korban. Santunan itu sebagai jaminan biaya pengobatan untuk para korban.

"Untuk ahli waris, kalau tidak punya rekening sudah kami buka kan. Sedangkan untuk korban luka, kami memberikan garansi letter pada pihak rumah sakit bahwa biaya pengobatan korban ditanggung oleh kami," ujar Budi saat ditemui di RSUD Tangsel, Minggu (11/2).

Korban Luka Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Dapat Pengobatan Gratis
Korban luka berat dan luka ringan kecelakaan Tanjakan Emen dirawat di RSUD Tangerang Selatan. (Direktur RSUD Tangsel Suhara Manullang.)

Sementara itu, Direktur RSUD Tangsel Suhara Manullang mengatakan, seluruh pengobatan korban luka berat maupun ringan yang kini ditangani pihaknya dipastikan tidak dipungut biaya atau gratis.

Jika biaya pengobatan melebihi dana santunan dari PT Jasa Raharja, pihak rumah sakit akan membebaninya ke subsidi dari pemerintah kota Tangerang Selatan, yakni jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

"(Biaya) tergantung nanti penanganan, kalau berat harus CT Scan mungkin lebih (dari santunan). Tapi kalau KTP Tangsel kan ada subsidi dari Tangsel, pokoknya nanti gratis. Kalau dari Jasa Raharja nggak mencukupi, pakai Jamkesda," terang Suhara kepada JawaPos.com di RSU Tangsel, Minggu (11/2).

Berdasarkan laporan, RSUD Tangsel merawat 16 korban luka-luka, di antaranya 13 korban luka berat yang menderita patah tulang hingga luka dalam. Sisanya, mengeluh luka ringan karena lecet dan lainnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut yang melibatkan sebuah bus dan sepeda motor itu menewaskan 27 jiwa, 26 di antaranya dipindahkan ke RSUD Tangsel untuk diurus dan dimandikan sebelum dimakamkan. Sebanyak 26 korban tewas adalah warga Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel. Kejadian itu terjadi saat perjalanan pulang selepas wisata ke Tangkuban Perahu.

(yes/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up