alexametrics

BMKG Minta Kewaspadaan Terhadap Bencana Hidrometeorologi Ditingkatkan

11 Januari 2022, 07:03:41 WIB

Terkait dampak negatif, tambah Dwikorita, pemerintah daerah dan masyarakat harus mewaspadai, mengantisipasi dan melakukan aksi mitigasi guna menghindari dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Untuk jangka panjang, menurut dia, pemerintah perlu melakukan evaluasi dan penyempurnaan tata ruang dan tata kelola air dengan mempertimbangkan pengaruh dan dampak perubahan iklim baik pada tingkat global, regional dan lokal. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap semakin meningkatnya frekuensi dan intensitas multibencana hidrometeorologi

Sementara dalam hal tren suhu, Dwikorita mengungkapkan, suhu pada 2022 akan jauh lebih tinggi dibanding rata-rata normal (26,6 °C). Tren kenaikan suhu juga terjadi secara terus-menerus di Indonesia.

”Namun begitu, rekor tahun terpanas masih diduduki tahun 2016 dengan nilai anomali sebesar 0,8°C sepanjang periode pengamatan 1981 hingga 2020,” terang Dwikorita.

Suhu udara rata-rata tahunan 2021 ialah 27,0°C dan menempati urutan ke-8 tahun terpanas dengan nilai anomali sebesar 0,4°C. Pada 2020 dan 2019 menempati urutan kedua dan ketiga tahun terpanas dengan nilai ano­mali masing-masing sebesar 0,7° dan 0,6°C.

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: