alexametrics

Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2021, Ajak Masyarakat Berbahasa Santun

10 Oktober 2021, 10:20:26 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa merayakan kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra setiap Oktober. Hal ini dilakukan guna memelihara semangat dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengembangan serta pembinaan bahasa dan sastra.

“Kita mendukung kebijakan pemerintah untuk segera mencapai kesehatan masyarakat Indonesia secara sempurna. Berbahasa yang sehat akan mendukung Indonesia tangguh sesuai dengan semangat peringatan kemerdekaan kita tahun ini,” jelas Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, E Aminudin Aziz, Minggu (10/10).

Langkah ini juga merupakan salah satu upaya agar masyarakat dapat lebih santun dalam bermedia sosial. Di mana teknologi saat ini dinilai menjadi salah satu kebutuhan primer di masa pandemi ini. “Berbahasa sehat juga mengacu pada antisipasi maraknya penggunaan bahasa di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik,” tuturnya.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek Muhammad Abdul Khak menyampaikan bahwa menjunjung bahasa persatuan dan bahasa Indonesia, dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ruang-ruang pertemuan atau di dalam kondisi yang formal kita akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, begitu juga untuk di ruang publik.

“Itu bagian dari upaya kita menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Artinya, diutamakan bahasa Indonesia. Jika kita menuliskan informasi dalam dua bahasa, bahasa Indonesia harus diletakkan di atas bahasa yang lain,” tutur dia.

Kata dia, dalam kondisi pandemi saat ini, seluruh elemen masyarakat harus tetap bergandeng tangan untuk menjaga kesehatan bersama. Kemudian juga harus menjaga penggunaan bahasa di media sosial. “Caci maki atau perundungan kita hindari dan semua sikap dapat kita lakukan dengan berbahasa sehat. Harapannya tentu kita akan bersatu sehingga ujungnya adalah Indonesia menjadi tangguh,” jelasnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads