alexametrics

Afirmasi PPPK Guru Honorer Dinilai Tidak Sesuai Harapan

10 Oktober 2021, 16:48:22 WIB

JawaPos.com – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengkritisi Keputusan MenPAN-RB Nomor 1169/2021 tentang Pengolahan Hasil Seleksi Kompetensi I dan Penyesuaian Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun Anggaran 2021.

“KepmenPAN-RB 1169/2021 ini tidak mencerminkan afirmasi tambahan sebagaimana yang diharapkan guru honorer selama ini dan jauh dari janji pemerintah, termasuk janji yang pernah diucapkan Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim,” terang dia kepada JawaPos.com, Minggu (10/10).

Padahal pihaknya secara konsisten memberikan usulan terkait hal tersebut, seperti skema afirmasi tambahan berdasarkan lama mengabdi yang dihitung dari lama mengabdi, sebab lama pengabdiannya berbeda-beda. Ada guru usianya 40 tahun, tapi sudah mengabdi 15 tahun, sejak usia 25 sudah menjadi guru honorer.

“Jadi bukan hanya afirmasi usia seperti afirmasi yang sekarang diberlakukan bagi guru 50 ke atas,” jelasnya.

Kemudian, skema penurunan passing grade (ambang batas) semestinya diberlakukan pada Ambang Batas Kategori 1. Saat ini penurunan Ambang Batas Kategori 2 sebesar 100 persen untuk Kompetensi Teknis bagi guru usia 50+.

Mestinya afirmasi model ini diberikan bagi guru yang masuk klasifikasi K2. Mengingat tidak semua guru K-2 berusia di atas 50 tahun, banyak yang di bawah 50 tahun. “Jika pemerintah benar-benar berpihak pada guru honorer eks K2 dan honorer tua, maka penerapan pemberian afirmasi 100 persen Kompetensi Teknis ini harusnya diletakkan pada Ambang Batas Kategori 1, khusus bagi guru K2, ini kalau mau lebih adil,” tegas Satriwan.

Bentuk afirmasi lainnya adalah pemerintah seharusnya meluluskan secara langsung bagi seluruh guru honorer K2 yang menjadi peserta tes PPPK. Hal itu karena pengabdian mereka yang lama, yakni minimal 17 tahun bahkan sampai 25 tahun.

“Guru Honorer eks K2 ini jumlahnya pun tak banyak sekitar 121.954 orang (Data BKN, 2021). Guru Honorer K2 lah yang mestinya dijadikan prioritas kelulusan seleksi PPPK. Lulus langsung,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads