alexametrics

Sang Putra Ungkap Kondisi Terkini Kesehatan BJ Habibie

10 September 2019, 21:48:59 WIB

JawaPos.com – Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie masih dirawat intensif di ruang CICU RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Putra kedua BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie menceritakan kondisi terkini ayahnya. Thareq Kemal mengungkapkan bahwa keluarga besar sempat kecewa dengan kabar hoax yang beredar bahwa ayahnya telah meninggal dunia.

Menurut Thareq, keadaan ayahnya saat ini membaik, hanya masih lemas saja. Sang ayah disebutnya juga sudah bisa diajak berinteraksi.

“Saat ditanya mengangguk bisa, dan bisa menjawab. Bapak tidak dalam keadaan kritis, sudah membaik,” kata Thareq dalam konferensi pers di RSPAD, Jakarta, Selasa (10/9) malam WIB.

Menurutnya, ayahnya terlalu banyak aktivitas dan sering lupa jika sudah berusia sepuh hampir 84 tahun. Dia meminta doa dari semua masyarakat Indonesia semoga ayahnya diberi kesembuhan dan bisa bermain lagi dengan cucu-cucunya.

“Tapi mohon dimengerti, beliau itu memang sudah sepuh. Aktivitasnya sangat tinggi, dan suka lupa sudah lebih dari 80 tahun karena otaknya masih jalan tapi seperti natural manusia,” katanya.

Menurut Thareq, ayahnya drop karena kondisinya lemah dan letih akibat padatnya aktivitas yang tak sesuai usianya. Hal itu memengaruhi kondisi jantungnya.

“Kalau ibaratnya bapak tidak pernah lari maraton, tapi tiba-tiba maraton kan jantungnya berdebar-debar. Proses alamiah, semua organ di badan melemah sesuai umur,” ungkapnya.

Lantaran dirawat di ruang CICU, Thareq menegaskan yang berkunjung pun terbatas, hanya keluarga. Dia pun menegaskan kembali bahwa ayahnya tidak dalam kondisi kritis.

“Tidak. Bapak memang belum siuman dari bangun saja, sedang istirahat. Tidak ada kritis segala macam,” ungkapnya.

Thareq menambahkan masalah jantung yang dialami ayahnya memang sudah cukup lama. Kondisinya semakin melemah seiring bertambahnya usia.

“Bapak saya sejak muda punya masalah di jantung. Otomatis karena tua jantungnya melemah, dengan aktivitas tinggi dan kurang istirahat, maka badannya memberontak. Jadi ada masalah jantung, beliau memang kita ungsikan ke RS agar benar-benar istirahat. Sementara di rumah akan ada yang jenguk, jadi tidak ada waktu istirahat,” jelasnya.

Pihak keluarga membatasi kunjungan terhadap BJ Habibie dan memohon doa. Selain itu, Thareq juga sekali lagi meminta kepada masyarakat untuk tak memercayai kabar hoax. “Mohon doakan. Bapak tadi pagi juga saya ditanya banyak, ada berita palsu bapak sudah meninggal. Saya cuma bilang ke orang yang menyebar hoax itu, coba lihat dong kok percaya berita hoax. Percaya sama yang benar-benar kasih berita yang asli,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak keluarga juga tidak berencana membawa BJ Habibie terbang ke Jerman atau berobat ke luar negeri lagi seperti 2018 lalu. Pihak keluarga mempertinbangkan kondisi kesehatan BJ Habibie serta kualitas dokter di Indonesia juga sudah baik.

“Tidak (ke luar negeri). Tim dokter sini cukup bagus, kenapa harus ke Jerman. Lagipula sebagai orang tua yang sakit kalau terbang jarak jauh malah lebih bahaya,” tutupnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads