alexametrics

Kisruh PB Djarum vs KPAI, Anang: Pemerintah Harusnya Mendamaikan

10 September 2019, 14:28:39 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah angkat bicara mengenai polemik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB Djarum. Anang menilai, kisruh ini sebetulnya tidak perlu dibesar-besarkan jika pemerintah bisa mendamaikan kedua pihak.

“Seharusnya polemik seperti ini tak perlu muncul ke publik jika semua pihak menaati aturan main yang berlaku. Baik bagi pihak swasta maupun negara,” ujar Anang kepada JawaPos.com, Selasa (10/9).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, ‎polemik antara KPAI dan PB Djarum sebenarnya secara tidak langsung merupakan kritik terhadap lembaga-lembaga formal yang dimiliki negara. “Sebab dalam urusan pembinaan olahraga, negara tak berdaya dalam melakukan pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga kita,” katanya.

Menurut Anang, ‎peran PB Djarum memang secara faktual telah diakui dalam pembinaan atlet bulu tangkis di Indonesia. Namun, sebagai korporasi partikelir, dapat dimaklumi bila PB Djarum tetap menyelipkan pesan komersil dalam setiap kegiatannya di ranah sosial. “Namanya juga swasta,” kata Anang.

Di sisi lain, Anang bisa memahami sikap KPAI yang secara kritis melihat bahwa penggunaan atribut merek rokok adalah bentuk eksploitasi terhadap anak-anak, dalam hal ini adalah para peserta audisi.

Menurut Anang, pemerintah semestinya dapat turut andil memadamkan polemik ini di tengah masyarakat. Bukan justru terlibat dalam polemik ini. Anang mengatakan, pesan penting dari polemik ini, politik anggaran pemerintah dalam pembinaan cabang olahraga harus mendapat dukungan nyata.

“Yang utama, profesionalitas organisasi asosiasi olahraga tak bisa ditawar-tawar lagi. Jika tidak, jangan salahkan swasta turut andil dalam pembinaan olahraga sembari promosi produknya,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads