alexametrics

SBY Terkenang Ani Yudhoyono yang Selalu Gercep Balas Pesan Masyarakat

10 Juli 2019, 21:22:59 WIB

JawaPos.com – Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar tahlilan 40 hari meninggalnya Krsitiani Herawati Yudhoyono atau Ani Yudhoyono pada Rabu (10/7). Kediaman SBY di Puri Cikeas dipadati warga yang mengikuti doa bersama untuk Ani Yudhoyono. Para menteri Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK juga tampak hadir.

‎Dalam pidato sabutannya, SBY mengatakan bersyukur bisa menemani sang istri tercinta berjuang melawan kanker darah yang Ani derita. Selama empat bulan lamanya, tanpa henti SBY menemani Ani menjalani perawatan di National ‎University Hospital (NUH), Singapura.

Selama menemani Ani yang kala itu dirawat di NUH Singapura, SBY bercerita dialah yang kerap membalas pesan-pesan dari kerabat. Pesan-pesan tersebut dikirimkan lewat Instagram, YouTube, WhatsApp group, dan media sosial lainnya.

Sejumlah kolega juga menjenguk langsung ke rumah sakit. Perhatian dan doa dari para sahabat, aku SBY, membuatnya terharu.

“Terkadang yang membalas saya atau melalui anak menantu kami yang mendoakan kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono,” ujar SBY di lokasi, Rabu (10/7) malam.

‎Pria asal Pacitan ini juga mengatakan dirinya juga kerap membacakan surat-surat dan berita apabila sang istri menjalani transfusi darah atau kemoterapi. Semua itu, SBY lakukan, lantaran Ani tak bisa membalas sendiri pesan-pesan lewat media sosial.

“Saya ‎yakin, Saudara-saudara kami banyak yang mengetahui bahwa ketika Ibu Ani masih sehat selalu membalas dan aktif berkomunikasi langsung dengan siapapun tanpa membedakan identitas, strata sosial,” katanya.

“Hal itu, aktif Bu Ani lakukan, baik pada saat menjadi ibu negara maupun setelah tidak menjadi ibu negara,” tambahnya.

SBY terkenang, ia sering mengingatkan sang istri tercinta untuk membalas pesan-pesan tersebut esok hari, lantaran telah larut malam. Namun, Ani menilai bahwa isu yang disampaikan masyarakat itu penting, sehingga harus direpons segera.

“Tampaknya sikap, karakter, dan kebiasaan itu tetap dilakukan selama menjalani pengobatan atas penyakit kanker darah yang diderita, kecuali kala keadaan kesehatannya sedang drop atau dirawat di ICU,” ungkapnya.

SBY pun menyampaikan terima kasih atas segala doa, perhatian, empati, dan bantuan, baik dari kerabat, keluarga, maupun masyarakat. “Saya tahu banyak sahabat yang hingga hari ini masih mendoakan Almarhumah termasuk berziarah di Kalibata, izinkan kami keluarga mengucapkan terima kasih,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads