alexametrics

Kapolri: Rutan Mako Brimob Memang Tidak Layak Untuk Teroris!

10 Mei 2018, 22:56:02 WIB

JawaPos.com – Pasca kerusuhan di dalam Rumah Tahanan (rutan) Mako Brimob Depok, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meninjau lokasi. Hasil tinjauannya terdapat beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi, salah satunya adalah fungsi dan keamanan rutan.

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 itu mengakui bahwa rutan Mako Brimob memang tidak layak diisi oleh teroris. Karena tingkat keamanan rutan tidak berkekuatan maksimal.

“Nah yang menjadi bagian evaluasi dari kami, memang rutan Brimob ini sebetulnya tak layak untuk menjadi rutan teroris. Karena ini bukan maximum security,” ungkap Tito di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/5).

Infografis napi teroris
Infografis napi teroris (Koko/JawaPos.com)

Tito menuturkan bahwa dulunya rutan ini difungsikan sebagai rutan bagi aparat penegak hukum yang terlibat pidana. Ditempatkannya mereka di rutan khusus untuk menghindarkan dari ancaman kekerasan dari para pelaku kejahatan yang pernah mereka tindak kala menjadi aparat penegak hukum.

“Rutan ini dulunya adalah tempat bagi anggota Polri yang terlibat pidana. kalau mereka dimasukkan ke dalam rutan yang sama dengan kriminal lain, mereka bisa menjadi korban. Oleh karena itu, untuk Polri ini dibuatkanlah rutan ini,” terangnya.

Perlahan fungsi rutan ini mulai berubah. Dilandasi karena kebutuhan tempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku kejahatan akhirnya diputuskanlah rutan Brimob ini boleh diisi untuk tahanan lain termasuk kasus terorisme.

Pertimbangan itu diambil karena rutan Brimob dianggap menjadi tempat paling aman. Letaknya yang dikelilingi benteng kokoh, dan di dalam Markas Besar Pasukan Brimob sehingga sangat kecil kemungkinan tahanan bisa melarikan diri.

“Namun, karena ada dinamika, perlu ada tempat di mana bisa melakukan pemeriksaan, tempat yang paling aman adalah Markas Brimob. Markas Brimob ini terkurung memang, rutan ini berada di lingkungan markas, jadi memang gak bisa kemana-mana. Tapi di dalam nggak layak, bukan didesain maksimum security untuk teroris,” pungkas Tito.

Editor : Kuswandi

Reporter : (sat/JPC)


Close Ads
Kapolri: Rutan Mako Brimob Memang Tidak Layak Untuk Teroris!