JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pencarian MT Namse Bangdzod

Terdeteksi di Wilayah Laut Jawa, Tapi Nggak Ketemu

10 Januari 2019, 15:56:43 WIB
Terdeteksi di Wilayah Laut Jawa, Tapi Nggak Ketemu
Ilustrasi: Pencarian MT Namse Bangdzod ()
Share this

JawaPos.com - Teka-teki lenyapnya kapal Mother Tanker (MT) Namse Bangdzod sejak 28 Desember 2018 lalu belum menemui titik terang. Kemarin (9/1) pencarian oleh tim gabungan TNI Angkatan Laut, Basarnas, Polri, serta Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih nihil.

Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta Made Oka Astawa menuturkan, vessel traffic service (VTS) di seluruh Indonesia tidak menangkap sinyal automatic identification system (AIS) dari kapal pengangkut minyak sawit mentah itu hingga pantauan pukul 16.30 kemarin.

Terakhir, lanjut dia, sinyal AIS kapal yang mengangkut 12 kru itu sempat menyala pada Senin (7/1) pukul 21.09 melalui situs marinetraffic.com. Kapal berada di perairan Teluk Jakarta. Bergeser ke selatan dengan koordinat 5?40'29.92 dan timur108?22'08.90. "Basarnas bersama 4 kapal KPLP, 2 KRI dari Koarmada I, dan 3 kapal Polairud, tapi nggak ketemu," ucap Made.

Nyala sinyal AIS juga tidak lama. Kurang dari lima menit. Made menyebut sinyal AIS MT Namse sudah menyala tiga kali per 1 Januari 2019. Sekali pada Kamis (3/1) dan 2 kali Senin lalu (7/1).

"Kalo begini berantem terus sama pimpinan. Pimpinan yang memantau bilang kok nggak ketemu-ketemu, tapi orang faktanya memang nggak ada, bagaimana?" celetuknya.

Jika melihat ke belakang, kata Made, kapal yang berbobot 1.950 ton itu pernah dibajak dua kapal MT 3 Dolphin dan MT Tere pada 2011. Saat itu kapal mengangkut 1.800 ton bahan bakar minyak dari Surabaya menuju Samarinda.

Sementara itu, TNI-AL yang turut membantu pencarian belum mendapat laporan progres yang signifikan. Menurut Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Letkol Laut (P) Agung Nugroho, ketika MT Namse Bangdzod terdeteksi berada di wilayah Laut Jawa, tim gabungan langsung merapat. Namun, mereka tidak menemukan kapal tersebut.

"Beberapa hari lalu sempat terdeteksi AIS (automatic identification system) dan data dari marine traffic posisinya berada di Teluk Jakarta," ungkap dia.

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (han/syn/c7/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up