JawaPos Radar | Iklan Jitu

Beredar Isu Tsunami di Tapanuli, Ini Kata BMKG

10 Januari 2019, 17:00:29 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi. BMKG memastikan bahwa info tsunami di Tapanuli hoax. (Pixabay)
Share this

JawaPos.com - Beredar isu telah terjadi tsunami di daerah Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada Kamis (10/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Hal ini kemudian menimbulkan banyak pertanyaan dari para netizen soal kebenaran kabar itu.

Menanggapi hal ini, Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mengatakan, sensor BMKG tidak mencatat adanya aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya, sehingga masyarakat diminta tidak mempercayai isu tsunami yang beredar pada Kamis (10/1).

"Kami segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat dimana hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya," kata Rahmat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/1).

Hal itu disampaikan Rahmat untuk menjawab kekhwatiran warga Sibolga dan Tapanuli Tengah yang mendadak berhamburan dari rumah pada Kamis dini hari terkait adanya isu tsunami.

Selain itu, hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara yaitu di Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello, dan Tanabala tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan namun hanya gejala normal pasang surut harian.

"BMKG juga melakukan pengamatan lapangan oleh BMKG Pinangsori, Sibolga dan BMKG Nias dan hasilnya tidak didapatkan adanya gejala peristiwa tsunami," ucapnya.

Oleh karenanya, BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.

"Namun diingatkan untuk tetap waspada dan selalu pantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG," tukasnya.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Muhammad Ridwan

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini