alexametrics

Trauma dengan Erupsi Gunung Semeru, Warga Pilih Tinggalkan Rumah

Berharap Relokasi Dipercepat
9 Desember 2021, 13:36:49 WIB

JawaPos.com – Janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merelokasi warga di sekitar Gunung Semeru memantik harapan baru. Warga berharap janji itu segera direalisasikan. Sebab, mereka merasa trauma dan tidak mau lagi tinggal di lereng Semeru.

”Kalau bisa, relokasinya dipercepat dan tepat sasaran. Biar kami bisa bekerja dan sambung hidup lagi,” kata Suliadi, warga Dusun Kampung Baru, Desa Sumberwuluh, Lumajang, kepada Jawa Pos di posko pengungsian Kecamatan Pasirian.

Suliadi sudah empat hari tinggal di posko tersebut. Dia tidak bisa melanjutkan pekerjaan sebagai penjual bakso. Dia berharap dapat meneruskan bisnis bakso itu di tempat baru nanti.

Pernyataan senada disampaikan Giarti, warga Dusun Kamar Kajang. Dia mengalami trauma jika harus kembali menempati rumahnya.

”Ya, alhamdulillah kalau kami dibuatkan rumah lagi. Saya pribadi merasa terancam dengan kondisi itu. Terserah lokasinya di mana,” ucap ibu empat anak tersebut di posko Pasirian.

Harapan juga disuarakan Meilita Defri Utamasari, guru kelas VI SDN Supiturang 3, Dusun Curah Kobokan. Dia berharap sekolahnya direlokasi. Menurut dia, relokasi itu penting untuk memulihkan kondisi psikis siswa yang terdampak erupsi Semeru. Dia menyebutkan bahwa empat siswanya menjadi korban erupsi Semeru. ”Anak-anak itu trauma. Bener. Mereka trauma sekali. Ada empat siswa kami yang hilang. Satu sudah ditemukan meninggal dunia,” ungkapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : zam/c14/oni

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads