alexametrics

Pencarian Terakhir Korban Perahu Terbalik, Tim SAR Bawa Alat Jangkar

9 November 2021, 07:11:25 WIB

JawaPos.com- Pencarian korban perahu terbalik di Bengawan Solo wilayah Tuban-Bojonegoro, bakal  berakhir hari ini (9/11). Sejauh ini, masih terdapat empat penumpang perahu yang sudah teridentifikasi, tapi belum berhasil ditemukan.

Pada pencarian hari keenam kemarin (8/11), tim SAR gabungan yang menyusuri Bengawan Solo hingga Babat-Lamongan itu belum berhasil menemukan tambahan korban lagi. Yang kali terakhir ditemukan adalah Dian Purnama, warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Jasad pemuda 27 tahun itu ditemukan pada Jumat malam (7/11).

Menurut Kalaksa BPBD Bojonegoro Ardian Orianto, proses pencarian korban perahu terbalik memang sampai Selasa atau selama seminggu sejak kejadian pada Rabu (3/11). “Mohon doanya semoga korban yang masih dalam pencarian bisa diketemukan,” ujarnya.

Sejauh ini, dari sebanyak 19 penumpang, 10 orang berhasil diselamatkan, 5 korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD), dan 4 orang masih dalam proses pencarian. Yakni, Erma Azila, warga Semambung, Kanor, Bojonegoro; Dedi Sutiyono, 24, Desa Ngandong, Grabagan, Tuban; Sutri, 50, Maibit, Tuban, dan Arifin, Ngandong, Grabagan, Tuban.

Erma Azila adalah istri korban Dian Purnama. Pasutri ini meninggalkan dua anak yang masih balita. Kedua bocah itu kini diasuh oleh kakek-neneknya.

Wakil Komandan Tim SAR Gabungan Bryan Gautama menyatakan, proses pencarian pada hari terakhir ada dua rencana. Pertama, pencarian di sekitar lokasi kejadian akan melibatkan sejumlah pihak dan peralatan. Tidak hanya mencari korban, tim juga akan mencari objek dengan menggunakan jangkar dan seling. “Di Bengawan Solo sisi Tuban standby kendaraan offroad untuk membantu menarik. Juga ada perahu karet dan dari Kodim untuk safety,” ungkapnya.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini: