alexametrics

Kebakaran Lapas, Anggota DPR: Kalau Yasonna Bermoral, Harusnya Mundur

9 September 2021, 13:13:09 WIB

JawaPos.com – Lapas Kelas I Tangerang mengelami kebakaran akibatnya 43 warga binaan meninggal dunia. Di Lapas tersebut juga kelebihan kapasitas atau over capacity mencapai 400 persen.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding mengeluhkan lantaran Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly tidak mengatasi over capacity di Lapas. Padahal sudah sedari dulu para anggota dewan sudah meminta kepada Yasonna Laoly.

“Itu dari dulu kita suarakan tapi tidak ada kemajuan. Barangkali Yasonna ini ditugaskan hanya untuk mengobok-obok parpol sehingga hal-hal lain dia kesampingkan begitu saja,” ujar Sudding saat dikonfirmasi, Kamis (9/9).

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini menuturkan Yasonna perlu mengetahui ada hak-hak warga binaan yang harus diperhatikan oleh pemerintah. “Dari sisi kemanusiaan, walaupun dia seorang napi tapi ada hak-hak yang harus diperhatikan bagaimana kondisi warga binaan itu sangat memperihatinkan,” katanya.

Oleh sebab itu, Sudding menegaskan Yasonna perlu mengundurkan diri terbakarnya Lapas Kelas I Tangerang yang mengakibatkan 43 warga binaan meninggal dunia. Penguduran diri sebagai pembantu presiden tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Ini ada tragedi kemanusiaan dan kita tidak bisa tutup mata begitu saja. Ada 43 korban jiwa di sana. Kalau dia punya moral, dia harus mengundurkan diri sebagai pertanggungjawaban atas tewasnya 43 orang,” ungkapnya. “Jadi bukan lagi tanggung jawab itu diserahkan ke kalapas atau dirjen, tapi dia (Yasonna-Red) sebagai pengambil kebijakan harus bertanggung jawab penuh,” tambahnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads