JawaPos Radar

Politikus PKS: Belah Dada Saya Ada Tulisan NKRI

09/09/2018, 01:58 WIB | Editor: Kuswandi
DPP PKS
Ilustrasi: DPP PKS (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan tidak menganut sistem khilafah atau ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. ‎Politikus PKS, Ahmad Fathul Bari menegaskan partainya dari awal mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan dia menjamin PKS tidak ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Islam.

"Kalau enggak percaya belah dada saya, ada tulisan NKRI-nya," ujar Bari dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (8/9).

Hal ini juga dikatakan Bari yang mengkonfirmasi soal spanduk #2019GantiPresiden di Jawa Barat dengan bertuliskan 'saatnya khilafah ditegakkan'. Menurutnya tidak mungkin PKS memasang spanduk tersebut.

"Bahkan melihat itu (spanduk khilafah). PKS langsung mencopotnya. Jadi tidak mungkin spanduk dipasang terus langsung dicopot," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Bari, adanya spanduk tersebut juga jelas-jelas merusak citra partai berlogo bulan sabit kembar ini. Sehingga untuk apa PKS memasang spanduk yang merusak citra partai.

"Justru PKS ini dirugikan adanya spanduk seperti itu," tegasnya.

Oleh sebab itu, Bari berharap supaya intelijen turun tangan menyelidiki siapa yang merusak citra PKS tersebut. Sebab dia meyakini adanya spanduk tersebut bukan dari PKS, melainkan dari oknum yang sengaja ingin merusak mendeskriditkan partai yang dikepalai Sohibul Iman ini.

"Justru harusnya yang begini-begini ini intelijen turun tangan. Jangan cuma diam saja," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up