JawaPos Radar

Jangan Demo, Persatuan Ojek Online Minta Driver Dukung Asian Games

09/08/2018, 00:10 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
demo ojek online, demo asian games, ojek online asian games
Persatuan Ojek Online Indonesia saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/8). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Rencana demo besar-besaran oleh pegemudi ojek online tengah menjadi perbincangan banyak pihak. Betapa tidak, demo tersebut akan digelar bertepatan dengan pembukaan Asian Games, 18 Agustus 2018 mendatang.

Dewan Pembina Persatuan Ojek Online Indonesia yang juga aktivis buruh transportasi, Cecep Handoko (Ceko) menyayangkan rencana aksi 188 tersebut. Sebaliknya, dia meminta seluruh pengemudi atau driver ojek online untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban saat pagelaran akbar Asian Games 2018.

“Kita bersama-sama harus menyukseskan Asian Games ini. Indonesia diberi kepercayaan sebagai tuan rumah tentunya harus memuliakan tamu, apalagi ini skalanya asia, negara-negara tetangga akan melihat Indonesia lebih dekat,” kata Ceko saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/8).

Ceko justru mempertanyakan ke-Indonesia-an dan jiwa nasionalisme jika ada pihak-pihak yang ingin melakukan demonstrasi saat pembukaan Asian Games. “Kita dengar sahabat-sahabat seperjuangan ojek online di sebelah ingin melakukan demonstrasi, ini sangat disayangkan. Seharusnya kita malah dukung Asian Games ini, kok ini malah demo,” ujar Ceko.

Menurut dia, persoalan tarif memang masalah bersama. Pihaknya juga mendukung perjuangan tersebut. Namun tidak mengorbankan nama baik dan martabat Indonesia di mata dunia.

“Perjuangan kenaikan tarif kami dukung. Kami juga ingin pihak aplikator lebih kooperatif dan lebih terbuka, serta mendengarkan keluhan-keluhan driver,” papar Ceko.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Driver Ojek Online Indonesia Aziz mengatakan, jika pihak aplikator tidak koopertif terhadap driver, dia pun ikut mendukung untuk melakukan unjuk rasa tersebut.

“Kami minta pihak aplikator segera lebih kooperatif. Tuntutan-tuntunan kami para driver harap diperhatikan. Jika tidak ya segera kami akan turun ke jalan pada tanggal 13 Agustus nanti, tapi gak saat asian games,” tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah pengemudi ojek online berencana menggelar demo saat pembukaan Asian Games pada 18 Agustus 2018. Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demo yang dilakukan sebelumnya.

Sejumlah tuntutan aksi tersebut, di antaranya menyangkut tarif ojek online. Mereka meminta pihak aplikator mengembalikan tarif normal ojek online. Tahun 2012-2015 tarif per kilometer adalah Rp 3.000, sedangkan saat ini tarif telah diturunkan menjadi Rp 1.200 per kilometer. Kemudian tuntutan kedua adalah meminta pemerintah untuk segera menerbitkan payung hukum bagi para ojek online.

(fab/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up