alexametrics

Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Atas Bencana Badai Seroja

Proses Vaksinasi Terganggu
9 April 2021, 14:14:07 WIB

JawaPos.com – Jumlah korban tewas akibat siklon Seroja di NTT dan NTB mencapai 210 orang. Terdiri atas 208 orang di NTT dan 2 orang di NTB.

Dari 208 di NTT tersebut, 163 orang berhasil ditemukan. Sementara itu, sisanya 45 orang masih dalam pencarian. Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, korban terbanyak masih di Flores Timur, terutama di Kecamatan Adonara, dengan 71 orang meninggal serta 5 orang hilang.

Di Kabupaten Lembata 43 meninggal dan 25 hilang. Kabupaten Alor 27 meninggal 14 hilang, Kabupaten Malaka 6 orang meninggal, Kabupaten Kupang 3 meninggal, Kota Kupang 6 meninggal, Kabupaten Sikka 1 meninggal, Kabupaten Sabu Raijua 2 meninggal, Kabupaten Rote Ndao 2 meninggal, serta Kabupaten Ngada dan Ende masing-masing 1 orang meninggal.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai 6 April sampai 5 Mei 2021. Doni mengatakan Mabes Polri telah mengerahkan personel 4.003 orang ke NTT. Sementara TNI mengerahkan 3.569 orang.

Dukungan berupa bantuan tenaga medis, dokter dan obat-obatan. Beberapa unit SAR Dog K-9 serta logistik dapur lapangan saat ini hampir tergelar di seluruh Kabupaten/Kota terdampak di NTT.

Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 2.704.056.695 untuk penyintas bencana di NTT. Rinciannya bantuan logistik tanggap darurat (buffer stock) sebesar Rp 672.056.695, logistik tanggap darurat melalui belanja langsung Rp 672 juta, santunan ahli waris untuk 83 Jiwa sebesar Rp 1,245 milyar, dan santunan korban luka berat sebanyak 23 jiwa dengan nilai Rp115 juta. Bantuan akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Termasuk, perkembangan untuk santunan ahli waris dan korban luka berat.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/syn/mia/lyn/ayu/ttg

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads