alexametrics

Ada Perbedaan Masa Karantina 7 dan 10 Hari, Satgas Beri Penjelasan

9 Januari 2022, 11:11:23 WIB

JawaPos.com – Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 telah menetapkan perubahan aturan bagi pelaku perjalanan luar negeri yaitu masa karantina 10 hari dan 7 hari. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 2/2022 tentang Pintu Masuk, Tempat Karantina dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perbedaan masa karantina pada setiap negara lantaran disesuaikan dengan kriteria tertentu mengikuti perkembangan penularan Omicron. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Sebab, karantina menjadi salah satu faktor antisipasi lonjakan kasus dan pengendalian Covid-19.

“Pertimbangan pemilihan negara melibatkan beberapa aspek pertimbangan tidak hanya kasus namun juga aspek seperti market value dari suatu negara untuk menunjang pemulihan ekonomi nasional bersamaan dengan pengendalian Covid-19,” kata Wiku saat dihubungi oleh JawaPos.com, Minggu (9/1).

Ketetapan karantina 10 hari dan 7 hari tersebut mulai berlaku sejak 7 Januari 2022 lalu. Masa karantina selama 10 hari diperuntukkan bagi warga negara Indonesia (WNI) pelaku perjalanan luar negeri dari negara yang telah terkonfirmasi transmisi komunitas varian baru Covid-19.

Adapun kriteria negaranya yaitu ditemukan transmisi komunitas varian baru Covid- 19, secara geografis jarak dengan negara tersebut dekat, dan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 lebih dari 10.000.

Sementara, masa karantina 7 hari diterapkan bagi WNI dengan asal kedatangan selain dari negara yang memenuhi tiga kriteria tersebut.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads