alexametrics

Jokowi Setuju Relokasi Dua Ribu Rumah

Agar Tak Ada Lagi Korban Erupsi Gunung Semeru
8 Desember 2021, 10:39:30 WIB

Setelah itu, Jokowi mendatangi posko terpadu di lapangan Desa Sumberwuluh. Posko tersebut dilengkapi dapur umum, layanan kesehatan, hingga layanan penyembuhan trauma bagi anak. ”Konsumsi, kesehatan, kemudian air bersih, saya kira kondisinya mulai membaik,” ujarnya.

Jokowi berharap, setelah bencana ini mereda, perbaikan infrastruktur bisa segera dimulai. Upaya perbaikan infrastruktur bakal diawali dengan pembangunan jembatan darurat pengganti Jembatan Gladak Perak. Sebagaimana diketahui, jembatan yang menghubungkan Lumajang dengan Kabupaten Malang itu runtuh setelah diterjang awan panas guguran Semeru. Akibatnya, daerah Kecamatan Pronojiwo di Lumajang hanya bisa diakses dari Malang. Arus kendaraan dari Malang menuju Lumajang dan sebaliknya untuk sementara dialihkan melewati Probolinggo.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, pemerintah berencana membangun jembatan bailey untuk menghubungkan Lumajang–Malang. Namun, melihat kondisi yang cukup parah di lokasi, pembangunan jembatan darurat itu akan sangat berat. ”Tapi, tadi dicek Yonzipur 5 yang berada di Malang, kemungkinan sangat berat untuk dibangun,” katanya.

Wakil Komandan Yonzipur 5 Malang Mayor CZI Wirawan mengamini kondisi di lapangan. Menurut dia, kondisi bentangan dan tinggi dari medan membuat pembangunan jembatan bailey tidak memungkinkan. Dia menjelaskan, dengan bentangan saat ini sepanjang 192 meter dan ketinggian 70 meter, pembuatan jembatan bailey kurang memungkinkan. ”Kita butuh pilar di tengah-tengah dari bentangan ini tiga spot. Permasalahannya, membangun pilar itu tidak memungkinkan,” jelasnya.

Sementara itu, kemarin TNI-AU mengirimkan 12 ton bantuan untuk korban erupsi Semeru. Bantuan itu diterbangkan dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules. Kepala Dinas Penerangan TNI-AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Indan Gilang Buldansyah menyampaikan bahwa pesawat yang diterbangkan Kapten Penerbang Kikko dan Lettu Penerbang Adam itu membawa berbagai jenis bantuan. Mulai sembako, makanan siap saji, obat-obatan, tenda pengungsi, kasur, selimut, hingga karpet. ”Barang yang sifatnya mendesak dibutuhkan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru,” ungkap Indan.

Bantuan tersebut, lanjut dia, berasal dari Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Dharma Pertiwi, dan PIA Ardhya Garini.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : syn/lyn/wan/mia/tau/c14/c19/oni

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads