alexametrics
Pemakaman Kapusdatin Humas BNPB

Semoga Akan Lahir Sutopo-Sutopo yang Meneruskan Perjuangan Almarhum

8 Juli 2019, 20:09:49 WIB

JawaPos.com – Jenazah Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dikebumikan di kampung halamannya, Pemakaman Umum Sonolayu, Kecamatan Siswodipuran Boyolali Jawa Tengah Senin pagi (8/7). Kepala BNPB Letjen Doni Monardo bertindak sebagai inspektur upacara. Pemakaman berlangsung khidmat.

Penyerahan jenazah pria 49 tahun tersebut ke persada bumi pertiwi disaksikan sang istri, kedua anak, ayah, ibu, serta keluarga besar Sutopo. Selain Kepala BNPB, turut hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Bupati Boyolali Said Hidayat.

Awalnya beredar info bahwa Sutopo akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Ratna Negara Boyolali. Namun, pihak keluarga lebih berkenan agar pria kelahiran 7 Oktober 1969 itu dikebumikan di TPU, tepatnya di samping TMP Ratna Negara. Lokasi pemakaman berada kurang lebih 1 kilometer dari rumah orang tuanya di Siswodipuran.

Kepala BNPB Doni Monardo meletakkan karangan buka di pusara Sutopo Purwo Nugroho. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Adik Ipar Sutopo Ahmad Jatmiko membenarkan hal ini. Menurutnya keluarga Sutopo adalah orang orang yang low profile. Sehingga, pemakaman umum lebih dipilih. “Ayahnya dan keluarganya itu kalau dekat-dekat gitu jalan kaki. Tidak pakai kendaraan. Mereka orang orang yang sederhana,” jelasnya.

Doni berharap semoga di masa mendatang akan lahir Sutopo-Sutopo muda yang akan meneruskan perjuangan almarhum. Menurut Doni apa yang dilakukan oleh Sutopo selama hidupnya adalah sebuah contoh. “Dalam keadaan sakit, beliau tetap memberikan pelayanan publik terbaik. Memberikan informasi pada khalayak. Bahkan analisa-analisa terkait peritiwa yang terjadi dan langkah langkah apa saja yang perlu dilakukan,” ujar jenderal bintang tiga itu.

Doni mengatakan kepergian Sutopo adalah kehilangan yang sangat besar bagi BNPB. Sebelum Sutopo meninggal, pihak BNPB sudah berusaha semaksimal mungkin mencoba memberikan pelayanan medis terbaik. RSPAD telah mengusahakan dokter dokter terbaik pula.

“Melalui proses yang panjang, akhirnya kami dan pihak keluarga sepakat untuk mencoba pengobatan di Guangzhou. Namun akhirnya takdir berkata lain,” jelasnya.

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang malam sebelumnya melayat ke rumah Almarhum mengaku sangat terharu saat bertemu dengan putra Sutopo. “Saya peluk dia, dia berbisik ke saya: sekarang bapak sudah tidak sakit lagi,” paparnya.

Sebuah ketabahan luar biasa yang memang diturunkan oleh sosok Sutopo yang diturunkan pada anak-anaknya. Hal ini menurut Ganjar juga tercermin pada keseharian Sutopo tidak hanya memberitakan soal kebencanaan walaupun sedang dalam kondisi sakit. Dedikasi Sutopo luar biasa.

Ganjar mengaku sangat mengenal pribadi Sutopo. Dia orang yang Cerdas. “Saya kenal dia. Saya kenal dengan istrinya. Kami dulu pernah sekolah bareng. Saya cari-cari videonya waktu talkshow di Boyolali dulu dia masih ngeledek-ngeledek saya. Suatu gaya yang menurut saya terpancar dari orang penting, posisi tinggi. Tapi tetap egaliter dan ada ruang-ruang untuk bercanda,” tutur Ganjar.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Taufiqur Rahman



Close Ads