alexametrics

BKN Klaim Tidak Ada Intervensi dalam Proses TWK Pegawai KPK

8 Mei 2021, 17:22:46 WIB

JawaPos.com – Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Paryono mengklaim pihaknya menjaga independensi terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) yang diberikan kepada pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan ini menyusul adanya 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos dalam tes tersebut sebagai syarat untuk bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sehubungan dengan hal tersebut dan untuk menjaga independensi, maka dalam melaksanakan asesmen tes wawasan kebangsaan dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi ASN dimaksud, digunakan metode assessment center yang juga dikenal sebagai multi-metode dan multi-asesor,” ujar Paryono dalam keterangannya, Sabtu (8/5).

Paryono menuturkan, pengertian multi-metode adalah penggunaan lebih dari satu alat ukur. Dalam asesmen ini dilakukan dengan menggunakan beberapa alat ukur yaitu tes tertulis Indeks Moderasi Bernegara dan Integritas (IMB68), penilaiaan rekam jejak (profiling) dan wawancara.

Kemudian, pengertian multi-Asesor adalah, dalam asesmen ini asesor yang dilibatkan tidak hanya berasal dari BKN, namun melibatkan asesor dari instansi lain yang telah memiliki pengalaman dan yang selama ini bekerja sama dengan BKN dalam mengembangkan alat ukur TWK.

“Seperti Dinas Psikologi TNI AD, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), BAIS dan Pusat Intelijen TNI AD,” katanya.

Dalam setiap tahapan proses asesmen ini juga dilakukan observasi oleh tim observer yang anggotanya tidak hanya berasal dari BKN. Akan tetapi juga dari instansi lain seperti BAIS, BNPT, Pusat Intelijen TNI AD, Dinas Psikologi TNI AD dan BIN.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads