alexametrics

Terbatasnya Kapasitas RS, Kasus Covid-19 Sedang dan Berat Diutamakan

8 April 2020, 16:58:13 WIB

JawaPos.com – Mengingat terbatasnya kapasitas RS serta tenaga medis, maka pasien Covid-19 dengan kasus sedang dan berat akan diprioritaskan untuk dirawat. Sehingga bagi yang berskala ringan, dapat melakukan isolasi mandiri di rumah. Terutama bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala serius.

Hal ini diungkapkan Direktur Rumah Sakit (RS) Persahabatan Dr. Rita Rogayah,Sp.P(K), MARS. Dia meminta agar pihak-pihak RS atau pelayanan kesehatan lainnya dapat memilah atau melakukan seleksi pasien menjadi tiga klasifikasi, sebelum merujuk ke RS Rujukan Covid-19.

“Untuk semua rumah sakit agar merujuk kasus-kasus kepada RS rujukan sebaiknya dipilah adalah kasus yang sedang dan berat,” kata dr. Rita saat memberikan keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (8/4).

Selama menangani pasien Covid-19, rata-rata RS Persahabatan dapat menangani kasus ringan sebanyak 30-40 persen. Kemudian kasus sedang 30-60 persen dan kasus berat sebesar 12-15 persen.

Dia menjelaskan bahwa, untuk pasien positif Covid-19 dengan kasus ringan atau tanpa gejala maka dianjurkan dapat melakukan isolasi mandiri di rumah dengan menerapkan protokol kesehatan. Karantina bisa dilakukan dengan disiplin.

“Untuk kasus positif yang sudah kami nyatakan sebagai Covid-19 bila tidak ada gejala atau kasusnya ringan itu sebetulnya bisa dilakukan karantina rumah,” katanya.

Kemudian bagi pasien yang sudah menunjukkan gejala serius, maka bisa dilarikan ke RS rujukan. Dalam hal ini RS rujukan hanya diprioritaskan untuk pasien dengan kondisi kasus sedang dan berat dengan penanganan dan membutuhkan fasilitas khusus.

Di sisi lain, dr. Rita juga menjelaskan bahwa saat ini RS Persahabatan telah mengembangkan fasilitas dan tenaga medis untuk penanganan pasien Covid-19. Yakni dengan kapasitas 100 tempat tidur, dari sebelumnya hanya memiliki 24 ruangan isolasi khusus. Dia berharap masyarakat bisa memahami bahwa kasus Covid-19 dengan kasus sedang dan berat harus ditangani oleh tim medis dan ruangan khusus.

Apabila kasusnya ringan, maka pasien dapat dirujuk ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet atau RS Darurat Covid-19 lainnya di daerah. Sedangkan bagi pasien dengan kasus sedang dan berat maka dapat dirawat di RS Rujukan.

“RS rujukan siap menangani untuk kasus-kasus sedang atau berat,” tutup dr. Rita.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads