alexametrics
Kerugian Akibat Kemacetan Capai Rp 65 Triliun

Jokowi: Kalau Dijadikan Barang Sudah Jadi MRT, LRT

8 Januari 2019, 16:19:06 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para pembantunya dan pemangku kepentingan terkait segera menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sebab berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), kerugian yang ditimbulkan masalah kemacetan ini mencapai Rp 65 triliun per tahun.

“Saya hanya membayangkan hitungan Bappenas tiap tahun kehilangan Rp 65 triliun di Jabodetabek gara-gara kemacetan. Per tahun. Coba bayangkan Rp 65 triliun. Kalau dijadikan barang sudah jadi MRT atau LRT. (Kerugian) ini enggak mungkin kita teruskan,” katanya dalam rapat terbatas bersama para menteri untuk menyelesaikan kemacetan di Jabodetabek, Selasa (8/1).

Jokowi meminta agar segala alternatif solusi dicoba untuk mengurai masalah kemacetan di ibu kota dan kota-kota penyangga. “Harus berani mulai merancang agar semua ini selesai. Sehingga yang rugi Rp 65 triliun bisa jadi barang, bukan asap yang memenuhi kota,” tukasnya.

Jokowi juga mendorong program Transit Oriented Development (TOD) bisa lebih cepat dilaksanakan. Program ini merupakan salah satu pendekatan pengembangan kota.

Selama ini, realisasi program TOD masih terganjal. Konflik kewenangan dan koordinasi antara pusat dan daerah menjadi salah satu penyebabnya. Padahal, program itu sebetulnya sejalan dengan penyelesaian masalah transportasi perkotaan.

“TOD juga berpuluh tahun ini enggak bisa bergerak. Sebab pengelolaannya ada di berbagai tempat ada di DKI, Jawa Barat, Banten, dan kementerian lain. Sehingga keterpaduan antartransportasi perkotaan dengan tata ruang harus dirancang,” ungkapnya.

Salah satunya dengan peningkatan akses angkutan umum dan teknologi yang ada. Selain itu, Jokowi juga meminta ada penyederhanaan dalam manajemen sistem transportasi.

“Sehingga gampang dimulai dan tak saling lempar antarinstitusi lainnya,” tegasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : Marieska Harya Virdhani, Fersita Felicia Facette


Close Ads
Jokowi: Kalau Dijadikan Barang Sudah Jadi MRT, LRT