alexametrics

Gubernur Jatim Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan kepada OTG Covid-19

7 Juni 2020, 07:30:42 WIB

JawaPos.com– Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim selama beberapa hari terakhir, angka OTG semakin bertambah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap kasus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 yang terus meningkat itu.

”Perhatian kita harus sangat waspada pada OTG yang terus meningkat. Mereka tidak memiliki gejala, namun berpotensi menularkan,” ujar Khofifah seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Sabtu (6/6) malam.

Catatan sepekan terakhir, pada 1 Juni, jumlah OTG sebanyak 18.647 orang, kemudian pada 2 Juni sebanyak 18.792 orang, lalu pada 3 Juni sebanyak 19.090 orang. Berikutnya, pada 4 Juni sebanyak 19.366 orang dan data pada 5 Juni sebanyak 19.857 orang.

Terhadap para OTG, lanjut gubernur, pihaknya telah membentuk Tim Hunter Covid-19 yang disebar ke beberapa daerah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus memutus mata rantai persebaran virus korona.

”Sasarannya orang dalam pemantauan (ODP) dan OTG. Jika hasilnya reaktif segera dilakukan tes swab. Kalau OTG dan PDP ini sudah terkonfirmasi, solusinya bisa masuk diobservasi atau diisolasi di rumah sakit,” ucap Khofifah.

Khofifah menyampaikan, OTG potensi kemungkinan positif sampai dengan 35 persen, sedangkan PDP hingga 55 persen.

Sementara itu, perkembangan tentang Covid-19 di Jawa Timur per Sabtu (6/6), tambahan kasus positif sebanyak 288 orang sehingga totalnya mencapai 5.835 orang. Pada tambahan 288 orang, terdapat 206 orang yang belum jelas domisilinya dan masih dalam tahap verifikasi lapangan, yaitu 173 orang di antaranya berasal dari pemeriksaan Mobile PCR BIN di Surabaya.

Penambahan kasus kumulatif dari total penambahan per Sabtu (6/6), ditambah kasus pending yang masih dalam tahap verifikasi domisili sebanyak 33 orang. Khusus Kota Surabaya, tambahan kasusnya sebanyak 38 orang sehingga secara keseluruhan penderita Covid-19 sebanyak 2.918 orang. Berturut-turut jumlah pasien positif Covid-19 yang mencapai 100 orang lebih yakni Sidoarjo sebanyak 717 orang, Gresik 205 orang, Kabupaten Kediri 185 orang, Lamongan 128 orang, Kabupaten Probolinggo 116 orang, dan Kabupaten Pasuruan 100 orang.

Sedangkan, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, persebaran Covid-19 paling rendah atau di bawah 10 orang adalah Kabupaten Blitar dan Banyuwangi sama-sama sebanyak 10 orang, Kota Madiun lima orang dan Kota Blitar tiga orang.

Untuk jumlah pasien sembuh di Jatim sampai saat ini, mencapai 1.409 orang, setelah ada tambahan 48 orang dinyatakan telah terkonversi negatif. Sedangkan kasus meninggal dunia tambahannya 21 orang sehingga secara keseluruhan mencapai 483 orang. Terkait warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim tercatat 7.261 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 25.476 orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads