alexametrics

Charles Honoris: Penangkapan Robertus Robet Berlebihan

7 Maret 2019, 17:33:19 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris menilai penangkapan aktivis HAM sekaligus akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ribertus Robet oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terlalu berlebihan. Menurutnya, wacana revisi UU TNI tentang penempatan perwira TNI di institusi non-militer memang memicu kekhawatiran di berbagai kalangan.

Masih banyak masyarakat yang trauma terhadap kebijakan dwifungsi ABRI di era otoriter pemerintahan Suharto. Sehingga wajar apabila ada penolakan terhadap wacana tersebut.

“Penangkapan terhadap aktivis Robertus Robet menurut saya berlebihan. Apalagi sudah dijelaskan oleh Robert bahwa lagu yang dinyanyikan bukan ditujukan kepada institusi TNI hari ini tetapi kepada kebijakan rezim militer Suharto di masa yang lalu. Setahu saya lagu tersebut kerap menghiasi demo-demo pro-demokrasi di era transisi menuju demokrasi,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (7/3).

Charles Honoris: Penangkapan Robertus Robet Berlebihan
Robertus Robet (Desynta Nuraini/JawaPos.com)

Charles menegaskan penerapan UU ITE jangan sampai memberangus kebebasan berekspresi dan kebebasan sipil. Menurutnya, penerapan pasal 28 UU ITE terhadap kasus Robert ini tidak tepat karena tidak ada unsur kesengajaan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan.

“Konteksnya yaitu mengingatkan agar masa kelam rezim militer Orde Baru tidak terulang kembali. Saya juga berharap semua pihak juga bisa melihat kasus ini secara objektif dalam kerangka menjaga nilai-nilai demokrasi, jangan ada yg mengkait-kaitkan dengan politik praktis atau pilpres,” pungkasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads
Charles Honoris: Penangkapan Robertus Robet Berlebihan