alexametrics

Erupsi Gunung Semeru, Salamah dan Anaknya, Rumini Meninggal Berpelukan

14 Jenazah Berhasil Dievakuasi
6 Desember 2021, 11:54:00 WIB

JawaPos.com – Satu per satu korban erupsi Gunung Semeru ditemukan. Hingga tadi malam, 14 orang diketahui meninggal. Selain itu, 35 korban mengalami luka berat dan 21 orang lainnya luka ringan.

”Masih ada sembilan jiwa yang statusnya dalam proses verifikasi,” jelas Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Selain korban meninggal dan luka-luka, terdapat 5.205 warga yang rumahnya terdampak. Sebanyak 1.300 orang di antaranya masih berada di tempat pengungsian.

Evakuasi diwarnai kisah-kisah menyedihkan. Misalnya, saat penemuan ibu dan anak yang meninggal tertimpa reruntuhan dapur rumah. Dua korban tersebut bernama Salamah, 70, dan Rumini, 28, warga Dusun Curah Kobokan. Mereka ditemukan dalam kondisi berpelukan. Dua korban itu berhasil ditemukan keluarga besarnya.

Legiman, adik ipar Salamah, menceritakan bahwa dirinya mengajak seluruh kerabat untuk mencari Salamah dan Rumini. Lokasi pertama yang dituju adalah rumah korban. Saat itu sebagian besar rumah terlihat ambruk. ”Digali pakai cangkul sama adik, kakak, keponakan, semuanya lah. Terus, tangannya kelihatan dan langsung kami bersihkan dan dibawa ke rumah untuk dimakamkan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semeru.

Dia mengakui, Salamah memang tidak sanggup berjalan karena faktor usia. Rumini dikenal sangat menyayangi ibunya. Dia diperkirakan tidak tega meninggalkan ibunya sendirian. Karena itu, saat ditemukan, posisi Rumini sedang memeluk Salamah. ”Suami Rumini dan anaknya selamat. Mereka sekarang dirawat di puskesmas,” ujarnya.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads