alexametrics

DPR Apresiasi Erick Thohir Berhentikan Dirut Garuda Indonesia

6 Desember 2019, 14:19:50 WIB

JawaPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara. Dia diberhentikan karena diduga menyelundupkan motor Harley Davidson.

Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiande mendukung kebijakan yang dilakukan oleh Erick Thohir dengan melakukan pemberhentian terhadap Ari Askhara.

“Mengapresiasi langkah Menteri BUMN yang bertindak cepat dan tegas untuk memecat yang bersangkutan. Shock therapy ini penting,” ujar Andre saat dihubungi wartawan, Jumat (6/12).

Andre juga mendukung penuh langkah Kementerian Keuangan untuk memproses penyelundupan barang tersebut. Misalnya melakukan langkah hukum. Karena negara dirugikan Rp 1,5 miliar.

“Kedua adalah kalau memang Kemenkeu merasa ini ada tindak pidana, ya silakan memprosesnya sesuai peraturan hukum yang ada,” katanya.

Andre berharap kasus-kasus seperti ini ke depannya tidak ada lagi. Cukup menjadi yang terakhir. Karena perbuatan melakukan penyulundupan adalah perbuatan melawan hukum dan ilegal.

“Kami di Komisi VI berharap kejadian kasus ini menjadi pembelajaran, ke depan jangan sampai menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi,” pintanya.

‎Sebelumnya, ‎Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama Garuda I Gusti Ngurah Askhara (Ari Askhara). Dia dicopot karena diduga menyelundupkan sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Kedua barang ilegal tersebut ternyata dimiliki oleh Ari Askhara. Sehingga, kata Erick, sesuai peraturan, Ari Askhara harus hengkang dari jabatannya.

Menurut Erick kasus tersebut harus dituntaskan hingga selesai. Sebab, hal tersebut bukan hanya kasus hukum semata namun juga telah merugikan negara Rp 1,5 miliar.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono


Close Ads