alexametrics

Selama 7 Hari, 123 Kelurahan di DKI Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19

6 Juni 2020, 17:32:17 WIB

JawaPos.com – Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta. Sampai dengan Sabtu (6/6), kasus positif tercatat terjadi sebanyak 7.786 kasus. Dengan rincian 2.840 orang dinyatakan telah sembuh dan 535 orang meninggal dunia.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.635 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.776 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Ani.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 17.113 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 11.873 orang. “Sebanyak 123 Kelurahan telah berwarna hijau. Tidak ada penambahan kasus dalam 7 hari terakhir (29 Mei – 5 Juni 2020),” tambah Ani.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020. Serta membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa Covid-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 5 Juni 2020 telah dilakukan di DKI Jakarta sebanyak 167.249 sampel. Pada 5 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 1.505 orang, 1.052 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 102 positif dan 950 negatif.

Pemeriksaan massif secara selektif terus dilakukan di daerah Kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Ada 58 Kelurahan terpilih yang dilakukan rapid test tersebut. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan juga pada ibu hamil.

Sebanyak 165.249 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen. Dengan rincian 6.121 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 159.128 orang dinyatakan non-reaktif. Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke rumah sakit.

“Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5 – 2 meter,” pungkas Ani.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads