alexametrics

Pastor Katolik yang Sambut Raja Salman Itu Ternyata Mendalami Islam, Begini Ceritanya…

6 Maret 2017, 08:50:35 WIB

JawaPos.com – Sosok Romo Evensius Dewantoro Boli Daton mendadak menjadi tenar. Ya, pastor yang bertugas Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Puja Mandala, Nusa Dua, Bali itu adalah salah satu orang yang menyambut kedatangan Raja Salman di Bandara Ngurah Rai, Sabtu (4/3) lalu. Yang bikin heboh, dia bisa berbincang dengan Raja Salman menggunakan bahwa Arab. 

Usut punya usut, kepada Jawa Pos Radar Bali, Romo Venus mengaku memiliki latar belakang studi Islam di Kairo, Mesir. “Jadi kami dikirim studi dulu atas biaya Vatikan. Bukan hanya saya, tapi juga romo lainnya yang mau memperdalam Islam akan dibiayai,” ungkapnya.

Pada tahun 2002, romo Venus pergi ke Kairo, Mesir. “Kami studi di pusat kajian Islam yang namanya Institute Dar Comboni,” terangnya. Dia menjelaskan, Dar Comboni (Rumah Comboni) dikelola oleh kongregasi Comboni yakni sebuah kongregasi yang bekerja di Benua Afrika terutama di negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Dosen-dosen pembimbing di Dar Comboni berasal dari berbagai agama (Islam, Kristen Ortodoks dan Kristen Koptik). Bagi para imam (termasuk romo Venus) yang mendalami Islamnologi ini, diwajibkan untuk mempelajari bahasa Arab terlebih dahulu sebagai syarat untuk belajar Islamnologi.

Disinggung soal alasan romo Venus memberikan salam kepada raja Salman dengan bahasa Arab, katanya tidak memiliki maksud apapun. “Tidak ada maskud lain selain niat untuk menyambut raja Salman. Dan juga karena sehari sebelumnya sudah datang di Jakarta dan ketemu dengan semuanya. Itu yang mengembirakan hati saya,” terangnya.

Selain itu, hal tersebut juga dikatakannya spontan keluar. Sebab, romo Venus juga tahu kalau ungkapan tersebut sebagai hal yang umum dalam memberikan salam. Bagi romo Venus, Raja Salman adalah sosok orang tua yang bijaksana dan merangkul semua orang. Tidak membeda-bedakan orang tersebut memuluk agama islam atau tidak. 

Pria yang lahir pada 2 Mei 1969 ini mengaku saat raja Salman turun dari pesawat waktu itu, turut memberikan ucapan selamat datang kepada sang raja. Menurut dia, para rombongan hanya diberi waktu tiga menit untuk bersalaman dengan pria 81 tahun yang baru saja didaulat menjadi raja Arab Saudi sejak dua tahun lalu itu.

Nah, begitu mendapat giliran bersalaman, Romo Venus mengucapkan, ahlan wa sahlan ya malik sambil menjabat tangannya. Raja pun menurutnya langsung tersenyum dan tertegun. “Iya, raja kemudian mengatakan sesuatu, namun kurang begitu jelas. Tapi saya tangkap dari mimiknya itu, dia mengatakan anda Katolik,” ungkapnya.

Bagi Romo Venus, respons singkat yang dilakukan oleh Raja Salman, baginya sangat meneduhkan karena raja membawa wajah ke-Islaman yang teduh. “Ini yang sangat berkesan di hati. Ia datang ke negara kita yang mayoritas Islam, dan kita semua tahu akhir-akhir ini, negeri kita digoncang dan diuji kerukunannya,” terangnya. (widyantara/rid)

Editor : Thomas Kukuh

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pastor Katolik yang Sambut Raja Salman Itu Ternyata Mendalami Islam, Begini Ceritanya...