alexametrics
Kasus Bunuh Diri Novia Widyasari

Polri Diminta Tak Ragu Buang Anggotanya yang Tak Bermoral

5 Desember 2021, 19:23:29 WIB

JawaPos.com – Kasus yang menimpa mahasiswa Universitas Brawijaya Novia Widyasari Rahayu (NWR) dinilai merupakan fenomena gunung es aparat kepolisian pada perempuan yang harus segera dievaluasi. Selain pelecehan seksual, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga adalah fenomena jamak yang dilakukan anggota polisi.

Dalam kasus aborsi yang menimpa NWR, polisi menetapkan seorang oknum Bripda Randy Bagus sebagai tersangka. Randy merupakan kekasih NWR yang bertugas di Polres Pasuruan, Jawa Timur.

“Dalam kasus NWR yang menjadi korban perkosaan dan menjadi depresi mengakibatkan bunuh diri pelaku harus diberi hukuman maksimal baik etik maupun pidana,” kata pengamat kepolisian, Bambang Rukminto dalam keterangannya, Minggu (5/12).

Menurut Bambang, sanksi etik bisa membuat efek jera bagi anggota Polri yang melanggar norma di masyarakat adalah pemberhentian dengan tidak hormat. Dia menyarankan, Korps Bhayangkara tidak segan untuk membuang anggota yang tidak memiliki moral.

“Kekerasan pada perempuan, baik fisik maupun psikis oleh anggota polisi seperti itu tidak bisa dibiarkan. Kalau anggota polisi sudah tidak mempunyai tanggung jawab melindungi, dan mengayomi kepada sosok perempuan artinya tak bisa lagi diharapkan untuk melindungi masyarakat yang lebih luas,” tegas Bambang.

Dia pun meminta aparat bisa melakukan otopsi terhadap jenazah NWR. Polisi harus benar-benar bisa melindungi keluarga dari potensi intimidasi keluarga pelaku. Sehingga bisa meyakinkan keluarga bahwa otopsi harus dilakukan untuk mendapatkan keadilan bagi korban.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads