alexametrics

Koordinasi dengan Luhut, Anies Dirikan Posko Oksigen di Monas

5 Juli 2021, 16:44:47 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, pihaknya akan mengalokasikan 100 persen produksi oksigen untuk penanganan pasien Covid-19. Dia mengkui, telah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terkait hal ini.

“Tadi itu bahan yang dibahas Pak Menko untuk penambahan pasokan, jadi dari oksigen yang biasa dipakai untuk industri sekarang 100 persen untuk medis,” kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (5/7).

Anies mengungkapkan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Terlebih memang belakangan ini terjadi kelangkaan oksigen pada bidang medis.

“Untuk beberapa ke depan akan ke situ. Harapannya bisa memenuhi kebutuhan karena lonjakan kebutuhannya tinggi sekali,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menyatakan, posko Oxygen Rescue di Monas dilakukan untuk mempermudahkan rumah sakit di ibu kota mendapatkan oksigen. Diharapkan bisa membantu rumah sakit yang memang kekurangan pasokan oksigen.

“Di Monas disiapkan posko oksigen sehingga Rumah Sakit-Rumah Sakit itu yang membutuhkan dan ada kebutuhan ekstra bisa ke sini,” ucap Anies.

Baca Juga: Ini Sanksi Pidana Bagi Pelanggar PPKM Darurat

Mekanisme pengambilan dan permintaan oksigen setiap rumah sakit, hanya perlu mengantarkan tabung ke posko tersebut. Nantinya, pihak posko akan melakukan pengisian di pusat pengambilan.

“Jadi pihak Rumah Sakit bawa tabung kosong, kemudian akan kita isi. Nanti rumah sakit yang ambil di sini, supaya rumah sakit tidak perlu pergi ke tempat yang jauh,” papar Anies.

Dia mengungkapkan, kebutuhan oksigen tersebut disuplai dari dari Krakatau Steel, Cilegon, Banten. Hal ini tidak lain untuk menjaga kebutuhan oksigen pada setiap rumah sakit di ibu kota.

“Kemudian (oksigen) dibawa, diambil,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: