alexametrics

Stop Proyek Jalan H-10 hingga H+10 Lebaran

5 Mei 2019, 23:11:06 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi pemudik. Salah satunya, menginstruksikan seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan tol maupun non-tol dihentikan pada H-10 hingga H+10 Lebaran.

“Proyek pembangunan jalan tol layang Cikampek II juga dihentikan dan jumlah lajurnya akan difungsikan seperti semula, yakni empat lajur untuk masing-masing arah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kemarin (4/5).

Untuk mengantisipasi kemacetan, lanjut Basuki, pihaknya mengkaji dampak pemindahan gerbang tol (GT) Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

Pada Lebaran kali ini, jalan tol trans-Jawa sepanjang 965 kilometer siap digunakan. Ditambah ruas tol fungsional, yaitu tol Pandaan-Malang seksi 1-3 sepanjang 31 kilometer. Sementara itu, di Sumatera, 503 kilometer jalan tol dinyatakan siap beroperasi.

TOL NGAWI KERTOSONO (JAWA POS PHOTO)

Untuk jalan nasional di Jawa, ruas jalan yang dinyatakan siap digunakan sepanjang 4.407 kilometer. Terbagi atas lintas utara Jawa 1.341 kilometer dengan kondisi kemantapan 97 persen dan lintas tengah Jawa 1.197 kilometer dengan kondisi kemantapan 93 persen. Kemudian, jalan lintas selatan Jawa sepanjang 888 kilometer dengan kondisi kemantapan 98 persen.

Jalur lainnya adalah pantai selatan Jawa (pansela). Di antara total 1.405 kilometer, sepanjang 981 km dinyatakan dalam kondisi kemantapan 83 persen. “Kementerian PUPR dalam beberapa tahun telah meningkatkan kualitas jalan pantai selatan Jawa untuk mendukung destinasi wisata pantai selatan,” kata Basuki.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (tau/c7/fal)



Close Ads