alexametrics
Gerindra Salahkan Jokowi Soal Andi Arief

Ksatria Airlangga: Kita Jadi Tahu Kualitas Politisi Kita

5 Maret 2019, 13:27:09 WIB

JawaPos.com – Komunitas Ksatria Airlangga mengecam keras pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang menyalahkan Presiden Jokowi atas tertangkapnya Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Poyuono menuding bahwa Andi Arief telah menjadi korban kegagalan pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia.

“Pernyataan itu jelas tendensius, inisuatif dan bisa dibaca sebagai upaya mengambinghitamkan pemerintahan Jokowi atas tindakan individual yang dilakukan seorang pengurus partai pendukung kubu Prabowo,” ujar Koordinator Ksatria Airlangga Teguh Prihandoko dalam keterangannya, Selasa (5/3).

Menurut Teguh, tertangkapnya Andi Arief justru mengindikasikan keseriusan pemerintah, termasuk kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di republik ini. Dalam pandangan Teguh, selain salah sasaran pernyataan Waketum Gerindra itu juga memalukan.

“Kita jadi tahu, bagaimana kualitas politisi kita yang begitu gampang memelintir fakta demi kepentingan kelompoknya,” tegasnya.

Karena itu, Teguh mendesak kepolisian untuk memprioritaskan penyelidikan kasus Andi Arief ini agar masyarakat tahu kejadian yang sebenarnya. Ia meminta para politisi tidak bicara sembarangan karena publik sudah cerdas untuk menilai siapa yang gemar memutarbalikkan fakta.

“Pernyataan pengurus Partai Gerindra itu sama sekali tak bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Deklarator Komunitas Ksatria Airlangga, Heru Hendratmoko.

Menurut Heru, data menunjukkan jumlah jaringan sindikat narkoba turun dari 99 jaringan pada 2017 menjadi 83 jaringan pada 2018. “Ini menunjukkan BNN dan kepolisian tak main-main dalam menggulung jaringan pengedar narkoba di tanah air,” lanjutnya.

Heru menegaskan pemakaian narkoba di kalangan politisi yang justru bisa menggoyahkan sendi-sendi kehidupan bernegara. Menurut Heru, politisi mestinya bisa menjadi contoh terutama bagi anak muda sebagai pemilik masa depan. Bukan malah menjadi pemakai.

“Ini sungguh berbahaya. Bagaimana kita bisa mempercayakan kebijakan publik kepada mereka kalau para pengambil keputusan justru berada di bawah pengaruh narkoba,” jelasnya. 

Tertangkapnya Andi Arief pada hari Minggu (3/3) menjadi topik perbincangan panas di media massa dan media sosial pada hari Senin sore, menyusul beredarnya foto-foto hasil penggerebekan aparat di sebuah hotel di Jakarta.

Komunitas Ksatria Airlangga adalah forum alumni Universitas Airlangga yang pada 11 Januari 2019 mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin,

Editor : Saugi Riyandi

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Ksatria Airlangga: Kita Jadi Tahu Kualitas Politisi Kita