alexametrics

Dunia Nyaris Tanpa Sekat, Wapres Ingatkan Tantangan MK ke Depan

4 November 2019, 12:00:21 WIB

JawaPos.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin membuka secara resmi the 3rd Indonesian Constitutional Court International Symposium (ICCIS) di The Apurva Kempinski di Badung, Bali Senin (4/11). Pada kesempatan ini, Ma’ruf mengingatkan tantangan yang dihadapi Mahkamah Konstitusi (MK) ke depan.

Forum yang digelar oleh MK RI itu dihadiri delegasi MK atau lembaga sejenisnya dari penjuru dunia. Ketua MK Anwar Usman mengatakan, peserta berasal dari 39 negara, tersebar dari tujuh kawasan mulai dari Asia Pasifik, Australia, Eropa, dan lainnya. Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan tantangan MK ke depan, baik itu MK di Indonesia maupun di berbagai negara lainnya.

“Tantangan bernegara ke depan semakin kompleks,” katanya. Pemicunya adalah arus informasi dan dinamika yang berubah begitu cepat.

Kencangnya arus informasi membuat dunia semakin tanpa sekat. Hal ini juga membuat masyarakat semakin melek akan hak-haknya terutama pada hak-hak sosial ekonominya.

Ma’ruf mengatakan, makna dan tafsiran hak sosial dan ekonomi bakal semakin berkembang luas. “Yang sekarang belum kita sadari sebagai sebuah hak, bukan tidak mungkin itu akan menjadi hak,” jelasnya. Kemudian bakal dituntut oleh warga negara kepada negara.

Menyikapi tantangan yang bakal terbentang luar biasa hebat itu, Ma’ruf berharap lembaga peradilan lebih siap dan sigap. Dia meminta hukum harus ditegakkan dengan tegap.

Semua itu, katanya, dilakukan sebagai upaya menjalankan tugas utama institusi negara. “Yakni melayani, melindungi, dan mensejahterakan rakyat,” kata Wapres ke-13 itu.

Sementara itu, Anwar Usman mengatakan, pemikiran hak ekonomi dan sosial masyarakat saat ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Tetapi juga oleh lembaga peradilan.

“Memberikan perlindungan hak ekonomi dan sosial bagi warga negara,” jelasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Hilmi Setiawan



Close Ads