alexametrics

Bharada E Tak Dijerat dengan Pasal Pembunuhan Berencana, Ini Alasannya

4 Agustus 2022, 21:43:04 WIB

JawaPos.com – Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E tidak dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Dia sejauh ini hanya disangkakan Pasal 380 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

“Menapa tidak diterapkan 340 (pembunuhan berencana) karena ini masih rangkaian proses pendalaman dari temuan-temuan selama pemeriksaan oleh Timsus yang dilakukan,” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8).

Agus mengatakan, saat ini masih ada 25 anggota polisi yang akan menjalani pemeriksaan oleh Tim Khusus (Timsus). Setelah itu, akan diputuskan status hukum mereka. “Nantinya apabila ditemukan pelanggaran pidana daripada perbuatan-perbuatan yang dilakukan, baik itu menghalangi proses penyidikan, menghilangkan barang bukti, menyembunyikan barang bukti sehingga menghambat proses penyidikan, nantinya akan setelah menjalani proses pemeriksaan kode etik,” kata Agus.

“Rekomendasi daripada bapak Irwasum nanti akan dijadikan dasar apakah perlu kita lakukan peningkatan status mereka menjadi bagian daripada para pelaku di dalam Pasal 55 dan 56 adalah ada yang melakukan, menyuruh melakukan perbuatan pidana ataupun karena kuasanya ia memberikan perintah untuk melakukan kejahatan termasuk memberi kesempatan dan bantuan sehingga kejahatan itu bisa terjadi. Ini akan menjadi landasan kita dalam melakukan proses penyidikan,” ungkapnya.

Diketahui, proses penanganan kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J semakin berkembang. Setelah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ditetapkan sebagai tersangka, kini 25 personel polisi ikut terserah pusaran kasus ini.

“Timsus telah memeriksa 25 personel dan proses masuh berjalan, di mana 25 personel kita periksa terkait ketidak profesionalan pananganan TKP dan beberapa hal yang kita anggap membuat olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam penanganan TKP dan penyidikan yang kita ingin bisa berjalan baik,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8).

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: