alexametrics

Istana Tegaskan Posisi Menpan RB Hak Prerogatif Presiden Jokowi

4 Juli 2022, 13:50:06 WIB

JawaPos.com – Posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) masih mengalami kekosongan, setelah Menpan RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7). Staf khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini menegaskan penunjukan Menpan RB merupakan hak prerogatif Presiden.

Faldo memastikan, Presiden Jokowi akan segera menunjuk nama untuk mengisi jabatan Menpan RB.

“Tentunya kita ingin mencari pengganti secepat-cepatnya. Namun saat ini suasana masih dalam suasana duka dan tentunya butuh diskusi dan menyesuaikan dengan agenda-agenda Presiden lainnya. Kita tunggu saja keputusan Presiden seperti apa,” kata Faldo kepada JawaPos.com, Senin (4/7).

Faldo memastikan, Pemerintahan tetap berjalan optimal. Saat ini, posisi tersebut masih dijabat Menkopolhukam Mahfud MD sebagai Menpan RB ad interim.

“Yang pasti, Pemerintah akan mengupayakan fungsi-fungsi tata kelola berjalan dengan optimal. Adapun penggantinya nanti, tentunya merupakan sosok yang tepat,” tegas Faldo.

Meski demikian, Faldo mengajak publik untuk sama-sama mendoakan Tjaho Kumolo agar amal ibadahnya selama didunia diterima Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami mengajak semuanya mendo’akan agar almarhum dimudahkan jalannya. Untuk pekerjaan-pekerjaan yang ditinggalkan dalam beberapa waktu ke depan sudah didedikasikan dengan baik. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan,” ucap Faldo.

Terpisah, Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan Presiden Jokowi sudah mengantongi nama yang akan mengisi jabatan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menpan RB).

“Pak Jokowi pasti sudah tahu dan sudah ada di kantong beliau. Mungkin hanya menunggu lewatnya waktu belasungkawa,” ucap Mahfud.

Mahfud MD, yang kini menjabat sebagai Menpan RB ad interim, berpendapat bahwa Presiden memiliki perangkat penilaian lengkap untuk memilih figur yang tepat sebagai seorang menteri.

“Saya yakin bahwa Presiden mempunyai perangkat penilaian yang lengkap untuk memilih orang yang tepat menjadi menteri untuk diangkat, berdasarkan hak prerogatif presiden,” pungkas Mahfud.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: