alexametrics

Said Aqil Ingatkan Peran Penting Ulama Dalam Kehidupan Berbangsa

4 Mei 2019, 11:06:22 WIB

JawaPos.com – ‎Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengingatkan ulama memiliki peran penting dalam kehidupan dan berbangsa di Indonesia. Menurut Said, ulama tidak boleh menebarkan ujaran kebencian. Apalagi ceramah-ceramahnya bersifat mengadu domba masyarakat.

“Peran ulama dalam hal ini memelihara masyarakat, mengayomi masyarakat, (dan) menunjukkan jalan yang benar,” ujar Said dalam acara Multaqo Ulama di Hoter Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (3/5) malam.

Para ulama juga menurut Said, harus bisa menebarkan optimisme kepada umat. Sehingga yang diajarkan bukan hal-hal yang sifatnya menakut-nakuti masyarakat. Sehingga hal ini membuat begitu pentingnya peran ulama.

“Ulama ini tidak menakut-nakuti, mengintimidasi dan membuat pesimis,” katanya.

Selain itu pria asal Cirebon ini berharap masyarakat di bulan Ramadan nanti bisa berhenti saling caci dan maki. Jangan lagi ada permusuhan akibat Pemilu 2019. Masyarakat harus bersatu.

“Di bulan Ramadan tidak pantas saling caci maki, ujaran kebencian, mari kita hormati bulan suci Ramadan, kita buang rasa permusuhan, rasa kebencian,” pungkasnya.

‎Adapun dari Multaqo Ulama ini menghasilkan delapan poin keputusan. Berikut ini keputusannya:

1. Menegaskan kembali kesepakatan pendiri bangsa dan alim ulama bahwa NKRI adalah bentuk negara yang sesuai dengan Islam yang rahmatan lil alamin di Indonesia, Pancasila adalah dasar negara dan falsafah bangsa.

2. Mengajak umat Islam menyambut bulan Ramadan 2019 dengan meningkatkan ukhuwah islamiyah, menjalin silaturahmi, menghindari fitnah dan tindakan melawan hukum (inskonstitusional). Sehingga memasuki Ramadan dalam keadaan suci dengan berharap mendapat ampunan Allah dan kemenangan di Hari Raya Idulfitri.

3. Mengimbau umat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif, mengedepankan persamaan di atas perbedaan selama dan sesudah Ramadan sehingga mampu menjalankan ibadah secara khusyu dan penuh berkah.

4. Mengajak umat Islam menangkal aksi-aksi provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

5. Mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk senantiasa menaati tata peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di seluruh NKRI. Hal ini sangat jelas diajarkan di dalam agama Islam

6. Mengajak umat Islam untuk tidak terpancing melakukan aksi inkonstitusional. Baik langsung atau tidak langsung yang bertentangan dengan Islam

7. Mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk berlomba-lomba dalam kebaikan memajukan ekonomi masyarakat.

8. Mengumumkan bahwa multaqo ini akan dilakukan terus menerus untuk mengawal kesepakatan hari ini. Kami mengajak seluruh umat islam melakukan sosialisasi hasil multaqo pertama ini melalui berbagai forum kegiatan.‎

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads