alexametrics

Jika Ibu Kota Dipindah, Anies Pastikan Dana Rp 571 Triliun Tetap Cair

4 Mei 2019, 16:13:51 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan anggaran Rp 571 triliun yang dibutuhkan Pemerintah Provinsi untuk membangun infrastruktur di ibu kota akan tetap dicairkan. Sekalipun ibukota nantinya dipindah ke luar Pulau Jawa.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Jakarta merupakan hal berbeda dengan pemindahan ibu kota. “Kemarin di dalam sidang digariskan oleh bapak Presiden ini dua hal yang berbeda. Yang itu adalah untuk melakukan pembangunan di DKI Jakarta dengan atau tanpa ibu kota di DKI,” ujar Anies di kantornya di Jakarta Pusat, Sabtu (4/5).

Pihak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pun sepakat dengan hal itu. Sehingga pemindahan ibukota tidak akan mempengaruhi pembangunan yang akan dijalankan di Jakarta. Sejauh itu, lanjut Anies, pemerintah pusat bersama pemprov tengah bekerja bersama menyusun detail penggunaan anggaran tersebut. Jika sudah selesai, maka pembangunan bisa dimulai.

“Pemerintah pusat dan DKI sudah bekerja bersama menyusun detail financialnya. Sekarang sedang dikerjakan itu. Begitu itu selesai kita lakukan,” terangnya.

Sementara itu, untuk sumber pendanaan Rp 571 triliun ini sampai saat ini belum diputuskan. Sejumlah opsi pun tersedia, seperti pinjaman, hingga kerjasama dengan pihak swasta.”Ini belum diputuskan besaran masing-masing,” pungkas Anies.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta membutuhkan dana Rp 571 triliun untuk melakukan pembangunan sejumlah infrastruktur di ibu kota. Termasuk transportasi terintegrasi. Dana yang akan digunakan sampai dengan tahun 2030 akan digunakan untuk pembangunan pemukiman, hingga peningkatan cakupan jaringan air bersih.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads