alexametrics

Soal Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang, Begini Penjelasan Kemenag

3 November 2019, 15:00:23 WIB

JawaPos.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid menyatakan, larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang dikhususkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini sebagai langkah pembinaan aparatur negara yang ada di Kementerian Agama (Kemenag).

“Ya, ini juga harus dipahami oleh semua ya, bahwa imbauan juga peringatan oleh Bapak Menteri Agama, dalam konteks pembinaan aparatur negara ASN yang ada di lingkungan Kementerian Agama,” kata Zainut usai menghadiri gerak jalan kerukunan di depan kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Minggu (3/11).

Wacana larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang, kata Zainut, merupakan langkah penertiban dan penegakan disiplin yang wajar. Pasalnya dirinya sebagai aparat pemerintah diwajibkan untuk menerapkan aturan. Namun, Kemenag masih melakukan evaluasi terkait hal tersebut.

“Kami masih terus melakukan evaluasi, kami akan menyerap dari berbagai aspirasi. Dan tentunya dalam penerapannya, itu pasti akan tetap mengindahkan nilai-nilai agama, dan juga nilai-nilai sosial,” ucap Zainut.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengaku tak masalah dengan adanya kritik dari DPR terkait wacana larangan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintah. Ia hanya meminta agar DPR berprasangka baik soal rencana Kemenag itu.

“Di era demokrasi sekarang ini kritik disampaikan, boleh penolakan ataupun bentuknya, yang penting kita mengembangkan. Pemahaman ‘husnu tafahum’ pemahaman yang positif terhadap langkah-langkah yang kita kerjakan,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads