alexametrics

Pesawat Sering Jatuh, Saatnya Indonesia Memiliki Mahkamah Penerbangan

3 November 2018, 13:24:05 WIB

JawaPos.com – Dunia kedirgantaraan Tanah Air acap kali dilanda musibah. Teranyar, insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10) lalu.

Melihat kondisi seperti demikian, pengamat penerbangan Chappy Hakim menilai sudah saat ini Indonesia membutuhkan memiliki Mahkamah Penerbangan. “Saya kira kita sudah harus membentuk Mahkamah Penerbangan dan kita harus membentuk yang namanya dewan penerbangan di tingkat nasional di tingkat strategis,” kata Chappy di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).

Menurut mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu, mahkamah ini diharapkan dapat memperkuat sistem transportasi udara, mengontrol berbagai kecelakaan pesawat. Lebih penting lagi, agar kecelakaan serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

Pesawat Sering Jatuh, Saatnya Indonesia Memiliki Mahkamah Penerbangan
Infografis kecelakaan pesawat selama 10 tahun terakhir. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Dikatakannya, sistem transportasi udara harus ditangani secara komperhensif. Sebab penerbangan di Indonesia menyangkut banyak hal, termasuk sistem keamanan berbagai pihak. Ada penerbangan yang menyangkut pada sistem keamanan dan negara. “Semua itu tidak hanya ditangani oleh pihak kementerian,” lanjut Chappy.

Lebih lanjut dikatakannya, sejak 1955 amanat pembentukan dewan penerbangan sudah ada. Ketika itu stelah diprediksi bahwa sejumlah masalah penerbangan diyakini akan muncul. Contoh terbaru insiden yang menimpa Lion Air JT-610.

“Bagaimana kita mengelola ini ya perlu penyempurnaan-penyempurnaan dan itu harus ditingkat strategis di level pemerintahan pusat,” sambungnya.

Pandangan Chappy Hakim ini mendapat dukungan dari anggota Komisi V DPR Nurhasan Zaidi. Dia sangat setuju dengan wacana pembentukan Mahkamah Penerbangan. Apalagi wacana itu selaras dengan Undang-undang nomor 1/2009.

“Akan kita tindak lanjuti amanat dari Undang-undang yang sudah cukup lama. Mahkamah Kehormatan penerbangan ini segera kita bentuk. Karena ini vital,” pungkasnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pesawat Sering Jatuh, Saatnya Indonesia Memiliki Mahkamah Penerbangan